alexametrics

Potensi Industri Kreatif Sangat Besar Imbas Digitalisasi

loading...
Potensi Industri Kreatif Sangat Besar Imbas Digitalisasi
Ilustrasi industri kreatif. Foto/Istimewa
A+ A-
JAKARTA - Pertumbuhan industri kreatif berkembang sangat pesat di dunia seiring perkembangan teknologi digital. Badan utama PBB, yaitu United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD) melaporkan nilai global produk dan jasa kreatif di dunia terus tumbuh dengan pesat.

Sejumlah lembaga nasional juga mencatat tren peningkatan sumbangan industri kreatif terhadap ekonomi nasional dan diperkirakan mencapai Rp1.211 triliun di tahun ini.

Kalangan pengusaha di sektor kreatif ini perlu melakukan berbagai terobosan untuk menangkap peluang tersebut. Salah satu sub-sektor yang berkontribusi dalam bidang ekonomi kreatif adalah periklanan.



"Menangkap peluang di era kreatif dan teknologi 4.0, FPG Indonesia siap menjadi Network Hub pertama di Indonesia bidang komunikasi dan marketing," ujar Managing Director FPG Indonesia, Wahab Afwan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (29/11/2019).

Menurut Afwan, keuntungan Network Hub dibidang komunikasi dan marketing adalah perusahaan dapat memilih beragamnya tenaga profesional dibidang periklanan, kreatif, media maupun pemasaran dengan tetap menjaga objective dan key result dari setiap produk. "Indonesia akan menikmati bonus demografi dengan berlimpahnya tenaga produktif," katanya.

Pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2015 telah mengklasifikan produk ekonomi kreatif ke dalam 16 subsektor. Selain subsektor periklanan, sektor lainnya adalah arsitektur, desain interior, komunikasi visual, disain produk, film-animasi dan video, fotografi, kriya, kuliner, musik, fesyen, aplikasi dan game developer, penerbitan, TV dan radio, seni pertunjukan dan seni rupa.

"Tahun 2020, FPG Indonesia menargetkan pertumbuhan sebesar 15%. Harapan kami, FPG Indonesia bisa meraih market share sebesar 2%-5% di industri kreatif," ujar Afwan.
(ven)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak