Perputaran Uang Selama MotoGP 2024 Diperkirakan Tembus Rp4,5 Triliun
Sabtu, 28 September 2024 - 19:41 WIB
loading...
A
A
A
Adapun, serapan tenaga kerja lokal dalam MotoGP 2024 capai 2.500 orang. Maya Watono mengatakan, mayoritas para pekerja baru berasal dari Lombok, Nusa Tenggara Barat. Dan sebagian lainnya tersebar di beberapa daerah di Indonesia.
Menurutnya, InJourney fokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), terutama mempekerjakan masyarakat lokal di Pertamina Mandalika International Circuit. Karena itu dalam ajang MotoGP tahun ini jumlah orang yang bekerja di kawasan tersebut naik signifikan.
Baca Juga : UMKM Binaan Pertamina Tarik Perhatian Wisatawan Mancanegara di Ajang Pertamina Grand Prix
“Mungkin satu hal lagi yang saya note mengenai improvement mengenai SDM ya, mengenai lapangan kerja, kita lihat peningkatan lapangan kerja yang dihasilkan dari MotoGP ini sangat besar,” beber Maya.
Menariknya, berbagai fasilitas untuk penyelenggaraan balap motor kelas global di Mandalika 2024 tak lagi diimpor. Artinya, sumber daya yang dimanfaatkan InJourney dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) saat ini berasal dari dalam negeri. Kondisi ini berbeda dengan gelaran serupa yang dilaksakan di 2022 dan 2023, dimana Indonesia masih harus mengimpor sejumlah fasilitas dari Spanyol, Malaysia, hingga Jepang.
Menurutnya, InJourney fokus pada peningkatan sumber daya manusia (SDM), terutama mempekerjakan masyarakat lokal di Pertamina Mandalika International Circuit. Karena itu dalam ajang MotoGP tahun ini jumlah orang yang bekerja di kawasan tersebut naik signifikan.
Baca Juga : UMKM Binaan Pertamina Tarik Perhatian Wisatawan Mancanegara di Ajang Pertamina Grand Prix
“Mungkin satu hal lagi yang saya note mengenai improvement mengenai SDM ya, mengenai lapangan kerja, kita lihat peningkatan lapangan kerja yang dihasilkan dari MotoGP ini sangat besar,” beber Maya.
Menariknya, berbagai fasilitas untuk penyelenggaraan balap motor kelas global di Mandalika 2024 tak lagi diimpor. Artinya, sumber daya yang dimanfaatkan InJourney dan Mandalika Grand Prix Association (MGPA) saat ini berasal dari dalam negeri. Kondisi ini berbeda dengan gelaran serupa yang dilaksakan di 2022 dan 2023, dimana Indonesia masih harus mengimpor sejumlah fasilitas dari Spanyol, Malaysia, hingga Jepang.
(fch)
Lihat Juga :