Perputaran Uang Selama MotoGP 2024 Diperkirakan Tembus Rp4,5 Triliun
Sabtu, 28 September 2024 - 19:41 WIB
loading...
Proyeksi nilai perputaran uang selama gelaran MotoGP tahun ini didorong oleh jumlah wisatawan mancanegara dan domestik.Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Nilai perputaran uang dalam ajang MotoGP 2024 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), diperkirakan naik menjadi Rp4,5 triliun. Sebelumnya, dampak keekonomian di ajang serupa tahun lalu berada di angka Rp4,3 triliun.
Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Maya Watono mengatakan, perputaran uang itu bakal berkonsentrasi di Lombok, dan NTB secara umum.
Baca Juga : 60 UMKM Ketiban Cuan dari Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia
“Kita target Rp4,5 triliun ekonomi impek untuk MotoGP ini, kita belajar dari yang sebelumnya-sebelumnya memang impeknya sekitar Rp4,3 triliun, tapi kali ini kita menargetkan sekitar Rp4,5 triliun dengan konsentrasi lebih di regional, di Lombok maupun NTB,” ujar Maya saat ditemui MNC Portal di Lombok, Sabtu (28/9/2024).
Proyeksi nilai perputaran uang selama gelaran MotoGP tahun ini atau periode 27-29 September didorong oleh jumlah wisatawan mancanegara dan domestik. Maya meyakini, jumlah wisatawan mendorong naiknya perekonomian di NTB.
Ekspektasi InJourney bahwa angka pengunjung untuk gelaran balap motor bergengsi dunia bisa menyentuh 110.000 orang. Prediksi ini termasuk warga negara asing yang berkunjung ke Lombok untuk menyaksikan MotoGP.
“Dari sisi wisatawan internasional dan impek ekonomi yang dihasilkan untuk NTB, ini meningkat. Jadi memang ini ekspektasinya pengunjung pasti 110.000, tapi juga wisatawan internasionalnya meningkat,” paparnya.
Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney, Maya Watono mengatakan, perputaran uang itu bakal berkonsentrasi di Lombok, dan NTB secara umum.
Baca Juga : 60 UMKM Ketiban Cuan dari Perhelatan Pertamina Grand Prix of Indonesia
“Kita target Rp4,5 triliun ekonomi impek untuk MotoGP ini, kita belajar dari yang sebelumnya-sebelumnya memang impeknya sekitar Rp4,3 triliun, tapi kali ini kita menargetkan sekitar Rp4,5 triliun dengan konsentrasi lebih di regional, di Lombok maupun NTB,” ujar Maya saat ditemui MNC Portal di Lombok, Sabtu (28/9/2024).
Proyeksi nilai perputaran uang selama gelaran MotoGP tahun ini atau periode 27-29 September didorong oleh jumlah wisatawan mancanegara dan domestik. Maya meyakini, jumlah wisatawan mendorong naiknya perekonomian di NTB.
Ekspektasi InJourney bahwa angka pengunjung untuk gelaran balap motor bergengsi dunia bisa menyentuh 110.000 orang. Prediksi ini termasuk warga negara asing yang berkunjung ke Lombok untuk menyaksikan MotoGP.
“Dari sisi wisatawan internasional dan impek ekonomi yang dihasilkan untuk NTB, ini meningkat. Jadi memang ini ekspektasinya pengunjung pasti 110.000, tapi juga wisatawan internasionalnya meningkat,” paparnya.
Lihat Juga :