alexametrics

Menteri Erick Thohir Perketat Penggunaan Utang di BUMN

loading...
Menteri Erick Thohir Perketat Penggunaan Utang di BUMN
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, bakal memperketat penggunaan utang di perusahaan pelat merah. Foto/Dok
A+ A-
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, bakal memperketat penggunaan utang di perusahaan pelat merah. Lebih lanjut Ia mengungkapkan, tengah mengkaji lebih jauh penggunaan utang yang ada di perusahaan BUMN.

“Kita harus tahu mana utang yang salah dan utang yang benar. Selama utang ini dipakai untuk pengembangan, maka (penggunaannya) benar. Jika (salah), kita tidak akan mengizinkan (berhutang),” ucap Erick Thohir di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/12/2019)

Sambung dia melanjutkan, fokus selanjutnya adalah perbaikan bisnis model pada 142 perusahaan BUMN. Langkah ini bertujuan agar BUMN lebih fokus pada inti bisnisnya serta berdaya saing.



“Tujuannya adalah supaya kita bisa menghasilkan yang baik untuk kita semua. Saya juga tidak mau menyalahkan menteri BUMN sebelumnya. Saya ingin berbuat yang baik karena kita harus berkontribusi yang baik untuk rakyat,” tegasnya.

Erick Thohir juga menerangkan bakal perbaiki konsep super holding perusahaan pelat merah yang sebelumnya digagas Rini Soemarno. Hal ini dilakukan agar bisa meningkatkan kinerja perseroan. "Jadi nanti saya rasa urusan super holding kita ubah konsepnya jadi subholding yang fokus pada masing-masing kegiatan unit usaha," tandasnya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak