Banyak Anggota ASEAN Kepincut BRICS, Jepang Khawatir

Selasa, 01 Oktober 2024 - 14:13 WIB
loading...
Banyak Anggota ASEAN...
Ketertarikan sejumlah negara ASEAN untuk bergabung dengan BRICS memicu kekhawatiran Jepang. FOTO/Ilustrasi/Dok.
A A A
BANGKOK - Pakar hubungan internasional Jepang menyatakan kekhawatirannya tentang keinginan Thailanduntuk bergabung dengan BRICS.Keputusan Thailand dan negara anggota ASEAN lainnya untuk bergabung dengan BRICS dinilai bisa menjadi titik perpecahan bagi organisasinegara-negara Asia Tenggara ini.

Masafumi Ishii, seorang profesor tambahan khusus di Fakultas Hukum di Universitas Gakushuin dan mantan Duta Besar Jepang untuk Indonesia, memperingatkan bahwa keputusan Thailand untuk bergabung dengan BRICS dapat menjadi titik perpecahan bagi ASEAN. Hal ini, kata dia, karena ada kandidat potensial lain di kawasan Asia Tenggara yang mungkin mengajukan keanggotaan BRICS, seperti Kamboja dan Laos, setelah Thailand.

Saat ini, dua anggota ASEAN yaitu Thailand dan Malaysia, telah menunjukkan niat mereka untuk bergabung dengan BRICS guna meningkatkan ekonomi mereka. "Jadi, sekarang dua dari 10 (negara anggota ASEAN yang ingin bergabung dengan BRICS), tetapi jika ada dua lagi - Kamboja dan Laos, empat dari 10 akan berdampak besar," katanya seperti dikutip dari Bangkok Post, Selasa (1/10/2024). "Namun, ASEAN pasti sulit untuk mengatakan apa pun tentang pilihan negara lain karena ASEAN tidak boleh mencampuri negara lain, terutama kebijakan luar negeri mereka."

Baca Juga: BRICS Bakal Menerima Selusin Anggota Baru, Ada Indonesia?

Ishii mengatakan bahwa persatuan ASEAN penting bagi blok tersebut dan menyarankan Thailand untuk membahas masalah tersebut dengan anggota ASEAN lainnya sebelum melanjutkan niatnya. Jika tidak, Ishii menilai Thailand mungkin berisiko memicu titik puncak perpecahan bagi ASEAN. "(Potensi perpecahan) ini adalah sesuatu yang dikhawatirkan Jepang," tambahnya.

Namun, tegas dia, Jepang perlu berhati-hati untuk tidak mengatakan sesuatu yang memecah belah karena menghormati kebebasan memilih negara-negara ASEAN. Ishii menegaskan, ASEAN penting bagi kebijakan luar negeri Tokyo karena blok tersebut membantu menjaga persatuan negara-negara di kawasan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang AS-Iran Kian...
Perang AS-Iran Kian Sengit, ASEAN Wanti-wanti Krisis Pangan dan Energi
Tinggalkan Jas dan Dasi,...
Tinggalkan Jas dan Dasi, Pekerja Kantoran di Jepang Boleh Pakai Celana Pendek dan Kaus Oblong
Keruntuhan Dolar AS...
Keruntuhan Dolar AS Bukan Lagi Dongeng, BRICS Ubah dari Khayalan Menjadi Ancaman Nyata
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
Sektor Industri Bermasalah,...
Sektor Industri Bermasalah, RI Rawan Disalip Vietnam Jadi Negara Berpenghasilan Tinggi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Menjembatani Rivalitas...
Menjembatani Rivalitas LCS: Konsep Hybrid Maritime Security Governance System
Rekomendasi
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
23 Juta Orang Teken...
23 Juta Orang Teken Petisi Boikot Argentina di Piala Dunia, Presiden Milei Meradang
Berita Terkini
IHSG Naik 0,34% dalam...
IHSG Naik 0,34% dalam Sepekan, Ini Daftar Saham Cuan dan Rugi Terbesar
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved