alexametrics

Jokowi: Kasus Garuda Indonesia Tak Boleh Terulang, Jangan Main-main

loading...
Jokowi: Kasus Garuda Indonesia Tak Boleh Terulang, Jangan Main-main
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperingatkan agar kasus yang menimpa Garuda Indonesia tidak boleh terulang lagi. Foto/Dok
A+ A-
TANGERANG SELATAN - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kasus yang menimpa Garuda Indonesia tidak boleh terulang lagi. Seperti diketahui I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra alias Ari Ashkara kemarin baru saja dicopot dari jabatan Dirut Garuda setelah temuan penyelundupan komponen Harley Davidson dan sepeda Brompton yang berada di dalam pesawat Garuda Indonesia dengan nomor flight GA9721 tipe Airbus A330-900 seri Neo.

"Jangan ada yang mengulang seperti itu lagi," tegas Presiden Jokowi saat meresmikan jalan tol JORR II ruas Kunciran-Serpong di Gerbang Tol Parigi, Kota Tangerang Selatan, Jumat (6/12/2019).

(Baca Juga: Menteri Erick Ungkap AA Rencanakan Penyelundupan Harley Davidson Sejak 2018)



Sementara terkait dengan keputusan tegas Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir yang langsung memberhentikan Ari Ashkara sebagai Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia, menurut Jokowi memang sudah seharunya. Sambung dia menerangkan, keputusan yang diambil Erick memiliki pesan yang tegas sekali.

"Sudah tegas banget. Menteri BUMN sudah tegas sekali. Sudah itu pesan untuk semuanya. Jangan main-main," ungkapnya.

Ditanyakan terkait pengganti Ari Ashkara dalam tubuh direksi Garuda Indonesia, Jokowi enggan berkomentar banyak."Tanyakan ke menteri BUMN. Ini ada," pungkasnya.

(Baca Juga: Garuda Dipakai Selundupkan Harley, Erick Thohir Sedih Citra BUMN Tercoreng)

Sebelumnya Menteri BUMN Erick Thohir mengaku sedih melihat fenomena perusahaan negara dipakai untuk menyelundupkan motor Harley Davidson melalui pesawat Airbus A330-900 Neo milik Garuda Indonesia. Lantaran itu menurutnya integritas dan Good Corporate Governance di tubuh perusahaan pelat merah perlu terus ditingkatkan.

“Ini proses menyeluruh di dalam BUMN, bukan individu. Sangat sedih, ingin membangun citra BUMN, tetap oknum di dalamnya tidak siap, inilah yang terjadi,” ucap Menteri BUMN Erick Thohir.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak