alexametrics

PPA Jalin Kerja Sama dengan Korea Asset Management Corporation

loading...
PPA Jalin Kerja Sama dengan Korea Asset Management Corporation
PT PPA menjalin kerja sama dengan perusahaan pengelola aset dari negara-negara lain untuk mengembangkan kapabilitas dan eksistensi perusahaan di Asia. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Sebagai upaya untuk menjadi National Asset Management Company (AMC), PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero) (PT PPA) menjalin kerja sama dengan Korea Asset Management Corporation (KAMCO). Kerja sama dengan KAMCO dibakukan melalui penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU)

Direktur Keuangan dan Dukungan Kerja PT PPA Muhammad Irwan mengatakan, lingkup kerja sama meliputi pertukaran informasi, pengembangan kompetensi karyawan dan penjajakan peluang kerja sama pengelolaan Non Performing Loan (NPL) perbankan antara kedua belah pihak.

"Bagi PT PPA, kerja sama dengan KAMCO adalah kerja sama pertama dengan AMC negara lain. Ke depan, kami akan menjajaki kerja sama lainnya dengan AMC negara lain," ujar Irwan di Jakarta, Sabtu (14/12/2019).



Irwan mengatakan, penguatan kerja sama jangka panjang dengan AMC dari negara-negara lain diperlukan untuk mengembangkan kapabilitas dan eksistensi perusahaan di Asia. "Kita ingin mengembangkan kapabilitas dan eksistensi di Asia," tegasnya.

Sebagai rangkaian kegiatan di Korea Selatan, perwakilan PT PPA juga mengikuti The 6th International Financial Cooperation Forum yang merupakan pertemuan para pimpinan perusahaan jasa keuangan di Seoul.

Bentuk upaya lainnya yang dilakukan PT PPA dalam memperkuat jaringan internasional yaitu dengan bergabung sebagai salah satu anggota International Public Asset Management Company Forum (IPAF).

IPAF merupakan organisasi nonprofit internasional yang terdiri atas AMC dari berbagai negara di Asia seperti China, Korea Selatan, Thailand, Vietnam, Kazakhstan dan lainnya.
(fjo)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak