KTT BRICS Rusia Siap Terima 10 Anggota Baru, 2 Tetangga Indonesia

Jum'at, 11 Oktober 2024 - 07:30 WIB
loading...
KTT BRICS Rusia Siap...
Oktober akan menjadi bulan monumental bagi aliansi BRICS, yang kemungkinan akan berkembang menjadi 20 negara. FOTO/Bitcoin.com
A A A
JAKARTA - Oktober akan menjadi bulan monumental bagi aliansi BRICS , yang kemungkinan akan berkembang menjadi 20 negara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) 2024 di Kazan, Rusia. Gelaran internasional tahunan ini telah terbukti menjadi titik penekanan utama bagi kelompok ini.

Sistem BRICS Pay kemungkinan akan diluncurkan bulan ini dan ada banyak pengumuman menarik datang dari aliansi ini. Banyaknya negara yang ingin bergabung dapat membuat blok ini mengulangi upaya ekspansi seperti tahun sebelumnya. Namun, kali ini mungkin akan ada sedikit perubahan.

Baca Juga: Putin Bikin Geng Baru di Luar BRICS, Rangkul 12 Negara Campakkan Dolar AS

Sejak 2022, blok BRICS telah menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa. Aliansi ini telah melihat perannya dalam ekonomi global berkembang pesat di tengah inisiatif yang sedang berlangsung. Selain itu, BRICS telah memperluas jumlah keanggotaannya untuk pertama kalinya lebih dari dua dekade terakhir dengan menerima empat negara pada 2023.

Secara khusus, blok ini menyambut Uni Emirat Arab (UEA), Mesir, Ethiopia, dan Iran ke dalam anggotanya tahun lalu. Dengan semakin dekatnya iterasi berikutnya dari acara ini, beberapa pihak memproyeksikan blok BRICS akan berkembang menjadi 20 negara pada akhir KTT 2024.

Menurut laporan terbaru, blok ini akan secara resmi menyambut Arab Saudi. Meskipun negara ini telah menerima undangan menjadi negara yang diperluas tahun lalu, mereka belum meresmikannya. Hal ini diperkirakan akan berubah bulan ini.

Baca Juga: Komandan Pasukan Quds Iran Esmail Qaani Diperiksa Ketat Terkait Pembunuhan Nasrallah

Menyitir dari Watcher Guru, BRICS dilaporkan akan menyambut 10 anggota baru ke dalam blok ini. Sementara, negara mitra BRICS yang belum secara resmi bergabung diharapkan mampu mengimplementasikan inisiatif perluasan baru tahun ini.

Negara-negara seperti Kuba, Venezuela, Malaysia, dan Thailand telah menunjukkan ketertarikan mereka untuk bergabung. Mereka dilaporkan akan menjadi yang pertama diumumkan bergabung dalam pertemuan puncak KTT BRICS di Rusia bulan ini.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Impor Energi dari 41...
Impor Energi dari 41 Negara, India Tak Mampu Tolak Minyak Rusia: Kami Cari yang Paling Murah!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Film Maatrubhumi Jadi...
Film Maatrubhumi Jadi Sorotan karena Angkat Isu Geopolitik
Rekomendasi
MSIN Paparkan Strategi...
MSIN Paparkan Strategi Streaming Global di APOS 2026, V+Short Tembus 5 Juta Unduhan
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Turnamen Padel di Grand...
Turnamen Padel di Grand Opening Orozon, 80 Tim Perebutkan Hadiah Lebih dari Rp60 Juta
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
Drone Granat, Senjata...
Drone Granat, Senjata Baru Rusia Siap Dipakai di Medan Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved