alexametrics

BCA Siapkan Rp46 Triliun Jelang Natal dan Akhir Tahun

loading...
BCA Siapkan Rp46 Triliun Jelang Natal dan Akhir Tahun
BCA menyiapkan uang tunai Rp46,6 triliun untuk memenuhi tarikan nasabah di mesin ATM CRM periode natal dan akhir tahun mulai 11 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyiapkan uang tunai Rp46,6 triliun untuk memenuhi tarikan nasabah di mesin ATM CRM periode natal dan akhir tahun mulai 11 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020. Direktur Utama BCA Jahja mengungkapkan, angka tersebut naik 3,1% dari tahun 2018 sebesar Rp45,2 triliun.

Pemenuhan likuiditas tersebut dari Internal atau setoran nasabah dan bongkaran CRM sebesar Rp45,8 triliun yang mengalamai kenaikan naik 6,6%. "Serta berasal dari eksternal atau pengambilan BI sebesar Rp Rp0,8 triliun atau turun 64%," kata Jahja saat dihubungi di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Menurut Jahja, penurunan ini disebabkan jumlah hari libur natal lebih pendek dibandingkan tahun 2018 dimana long weekend dengan hari libur total 4 hari. "Adapun kantor cabang BCA masih beroperasional H-1 libur natal," ungkap dia.



Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk menyiapkan dana tunai sebesar Rp33,5 triliun atau sekitar Rp1,1 triliun per hari untuk mencukupi kebutuhan masyarakat pada saat perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.

"Dana yang disiapkan selama periode 2 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 tersebut meningkat 26% dibandingkan periode normal," ujar Direktur Consumer and Retail Transactions Bank Mandiri Hery Gunardi.

Dari besaran tersebut, Bank Mandiri mengalokasikan sekitar 85% untuk kebutuhan dana di mesin ATM, sedangkan 15% untuk kebutuhan di kantor cabang. "Kami berharap, antisipasi ini dapat membantu masyarakat merayakan Hari Raya Natal dengan kedamaian dan menikmati suasana pergantian tahun dengan penuh sukacita," kata Hery.

Adapun mengantisipasi kenaikan transaksi nasabah via mesin ATM pada musim libur nanti, sejak tanggal 9 Desember sampai dengan 31 Desember 2019, perseroan akan melakukan optimalisasi limit pengisian ATM.

"Langkah ini akan dilengkapi dengan penerapan sistem monitoring kecukupan uang dan operasional mesin-mesin ATM agar dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Hery.11 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 yakni sebesar Rp46,6 triliun. Direktur Utama BCA Jahja mengungkapkan, angka tersebut naik 3,1% dari tahun 2018 sebesar Rp45,2 triliun.

Pemenuhan likuiditas tersebut dari Internal atau setoran nasabah dan bongkaran CRM sebesar Rp45,8 triliun yang mengalamai kenaikan naik 6,6%. "Serta berasal dari eksternal atau pengambilan BI sebesar Rp Rp0,8 triliun atau turun 64%," kata Jahja saat dihubungi di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Menurut Jahja, penurunan ini disebabkan jumlah hari libur natal lebih pendek dibandingkan tahun 2018 dimana long weekend dengan hari libur total 4 hari. "Adapun kantor cabang BCA masih beroperasional H-1 libur natal," ungkap dia.

Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk menyiapkan dana tunai sebesar Rp33,5 triliun atau sekitar Rp1,1 triliun per hari untuk mencukupi kebutuhan masyarakat pada saat perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.

"Dana yang disiapkan selama periode 2 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 tersebut meningkat 26% dibandingkan periode normal," ujar Direktur Consumer and Retail Transactions Bank Mandiri Hery Gunardi.

Dari besaran tersebut, Bank Mandiri mengalokasikan sekitar 85% untuk kebutuhan dana di mesin ATM, sedangkan 15% untuk kebutuhan di kantor cabang. "Kami berharap, antisipasi ini dapat membantu masyarakat merayakan Hari Raya Natal dengan kedamaian dan menikmati suasana pergantian tahun dengan penuh sukacita," kata Hery.

Adapun mengantisipasi kenaikan transaksi nasabah via mesin ATM pada musim libur nanti, sejak tanggal 9 Desember sampai dengan 31 Desember 2019, perseroan akan melakukan optimalisasi limit pengisian ATM.

"Langkah ini akan dilengkapi dengan penerapan sistem monitoring kecukupan uang dan operasional mesin-mesin ATM agar dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Hery. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyiapkan kebutuhan uang tunai untuk memenuhi tarikan nasabah di mesin ATM CRM periode natal dan akhir tahun mulai 11 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 yakni sebesar Rp46,6 triliun. Direktur Utama BCA Jahja mengungkapkan, angka tersebut naik 3,1% dari tahun 2018 sebesar Rp45,2 triliun.

Pemenuhan likuiditas tersebut dari Internal atau setoran nasabah dan bongkaran CRM sebesar Rp45,8 triliun yang mengalamai kenaikan naik 6,6%. "Serta berasal dari eksternal atau pengambilan BI sebesar Rp Rp0,8 triliun atau turun 64%," kata Jahja saat dihubungi di Jakarta, Selasa (17/12/2019).

Menurut Jahja, penurunan ini disebabkan jumlah hari libur natal lebih pendek dibandingkan tahun 2018 dimana long weekend dengan hari libur total 4 hari. "Adapun kantor cabang BCA masih beroperasional H-1 libur natal," ungkap dia.

Sementara itu, PT Bank Mandiri Tbk menyiapkan dana tunai sebesar Rp33,5 triliun atau sekitar Rp1,1 triliun per hari untuk mencukupi kebutuhan masyarakat pada saat perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2020.

"Dana yang disiapkan selama periode 2 Desember 2019 hingga 2 Januari 2020 tersebut meningkat 26% dibandingkan periode normal," ujar Direktur Consumer and Retail Transactions Bank Mandiri Hery Gunardi.

Dari besaran tersebut, Bank Mandiri mengalokasikan sekitar 85% untuk kebutuhan dana di mesin ATM, sedangkan 15% untuk kebutuhan di kantor cabang. "Kami berharap, antisipasi ini dapat membantu masyarakat merayakan Hari Raya Natal dengan kedamaian dan menikmati suasana pergantian tahun dengan penuh sukacita," kata Hery.

Adapun mengantisipasi kenaikan transaksi nasabah via mesin ATM pada musim libur nanti, sejak tanggal 9 Desember sampai dengan 31 Desember 2019, perseroan akan melakukan optimalisasi limit pengisian ATM.

"Langkah ini akan dilengkapi dengan penerapan sistem monitoring kecukupan uang dan operasional mesin-mesin ATM agar dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat," kata Hery.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak