Erick Thohir: Semoga RI Nggak Resesi, Kalau Minus Mentok 2% Saja!

Jum'at, 28 Agustus 2020 - 19:07 WIB
loading...
Erick Thohir: Semoga...
Menteri BUMN Erick Thohir. Foto/Dok/SINDOnews.
A A A
JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekaligus Ketua Pelaksana Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir berharap RI tidak masuk jurang resesi . Pihaknya ingin pertumbuhan ekonomi tidak negatif pada kuartal III 2020.

"Sama juga lihat tren ekonomi kalau mereka mulai minus 17% kita minus 5,3% mudah-mudahan jangan dari minus 5% menjadi minus 10%. Mestinya menjadi 0% atau minus 1% atau 2%," ujar Erick dalam sebuah video virtual, Jumat (28/8/2020).

Baca Juga: Indonesia Tidak Akan Selamat, Waktu 1,5 Bulan Tidak Cukup Hindari Resesi

Dia menandaskan jangan saling menyalahkan dalam membangun atau memulihkan ekonomi Indonesia. Hal ini dikarenakan prediksi lembaga keuangan dunia seperti IMF dan EODB memproyeksikan ekonomi Indonesia akan pulih pada tahun 2021.

"IMF dan EODB diprediksi tahun depan bisa 4,5% pertumbuahn ekonomi Indonesia, tapi kalau mereka sudah ada hitungan masak kita enggak percaya sama hitungan mereka maka jangan menyalahkan ayo saling bersatu," katanya.

Baca Juga: Menkeu Akui Ekonomi RI Kembali Flat, Sinyal Resesi?

Dia menambahkan agar masyarakat atau para pekerjaa tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal ini agar mencegah penyebaran Covid-19 tidak meluas."Satu persatu mulai lagi kerjanya protokol Covid-19 nya harus terdepan cuci tangan dan jaga jarak walaupun nanti ada vaksinprotokol kesehatan covid harus dijalankan,"tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Optimisme Baru Ekonomi:...
Optimisme Baru Ekonomi: Laba Sejumlah BUMN Tumbuh Signifikan
All-Stars Kudus Pertahankan...
All-Stars Kudus Pertahankan Gelar MLSC All-Stars, 34 Talenta Terbaik Siap Tampil di SingaCup 2026
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Ketum PB Akuatik Optimistis...
Ketum PB Akuatik Optimistis Skema Anggaran Pelatnas Multiyears Lahirkan Atlet Berprestasi
Rekomendasi
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Jangan Sepelekan! Ini...
Jangan Sepelekan! Ini Keutamaan Berjalan Kaki ke Masjid Saat Salat Jumat
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved