Rusia Kejar Ganti Rugi Rp15,5 T Lebih dari Raksasa Minyak Inggris
Rabu, 23 Oktober 2024 - 10:49 WIB
loading...
A
A
A
"Mereka mencari (ganti rugi) lebih dari 1 miliar euro," kata layanan pers pengadilan kepada RIA Novosti ketika ditanya tentang kasus tersebut.
Gazprom Export, Kementerian Energi Rusia, pemerintah Wilayah Sakhalin, serta perusahaan Sakhalin Energy Investment dan Sakhalin Energy disebut sebagai pihak ketiga, kata pengadilan.
Pada tahun 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit yang mengalihkan properti Sakhalin Energy, mantan operator Sakhalin-2, ke operator baru yang berbasis di Rusia, yaitu Sakhalin Energy LLC. Pemerintah mengizinkan pemilik asing, termasuk perusahaan Jepang Mitsui dan Mitsubishi, untuk mengambil saham di operator baru yang sebanding dengan kepemilikan mereka sebelumnya.
Kedua perusahaan Jepang memutuskan untuk mempertahankan saham mereka dalam proyek LNG dan setuju mentransfer kepemilikan masing-masing 12,5% dan 10% ke operator baru. Tetapi Shell yang memiliki 27,5% dikurangi satu saham di Sakhalin Energy, memberikan pemberitahuan bahwa mereka tidak akan mengambil saham di entitas baru, mendorong Moskow untuk menjual sahamnya.
Pada bulan Maret, anak perusahaan dari perusahaan energi utama Rusia Gazprom, Sakhalin Project, membeli saham Shell seharga 94,8 miliar rubel (USD973,3 juta), sehingga saham Gazprom dalam proyek tersebut menjadi 77,5%.
Gazprom Export, Kementerian Energi Rusia, pemerintah Wilayah Sakhalin, serta perusahaan Sakhalin Energy Investment dan Sakhalin Energy disebut sebagai pihak ketiga, kata pengadilan.
Pada tahun 2022, Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekrit yang mengalihkan properti Sakhalin Energy, mantan operator Sakhalin-2, ke operator baru yang berbasis di Rusia, yaitu Sakhalin Energy LLC. Pemerintah mengizinkan pemilik asing, termasuk perusahaan Jepang Mitsui dan Mitsubishi, untuk mengambil saham di operator baru yang sebanding dengan kepemilikan mereka sebelumnya.
Kedua perusahaan Jepang memutuskan untuk mempertahankan saham mereka dalam proyek LNG dan setuju mentransfer kepemilikan masing-masing 12,5% dan 10% ke operator baru. Tetapi Shell yang memiliki 27,5% dikurangi satu saham di Sakhalin Energy, memberikan pemberitahuan bahwa mereka tidak akan mengambil saham di entitas baru, mendorong Moskow untuk menjual sahamnya.
Pada bulan Maret, anak perusahaan dari perusahaan energi utama Rusia Gazprom, Sakhalin Project, membeli saham Shell seharga 94,8 miliar rubel (USD973,3 juta), sehingga saham Gazprom dalam proyek tersebut menjadi 77,5%.
Lihat Juga :