Jokowi Minta Jaga Kepercayaan Investor di Pasar Modal

Kamis, 02 Januari 2020 - 11:56 WIB
Jokowi Minta Jaga Kepercayaan...
Jokowi Minta Jaga Kepercayaan Investor di Pasar Modal
A A A
JAKARTA - Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak untuk menjaga tingkat kepercayaan investor di pasar modal Indonesia, sebagai upaya menjaga kinerja positif di 2019. Hal ini disampaikan saat membuka perdagangan saham perdana pada 2020 yang disambut dengan peningkatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada sesi pagi tadi.

Lebih lanjut Ia menekankan, agar otoritas pasar modal perlu menciptakan sistem transaksi yang transparan, terpercaya, dan valid. Hal ini untuk menjaga kepercayaan investor domestik maupun investor asing. “Ini penting sekali. Kita harus membangun sebuah ekosistem yang baik, sebuah atmosfer yang baik,” ujar Jokowi di gedung Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (2/1/2020).

Menurutnya kepercayaan yang begitu besar dari berbagai pihak harus dijaga, dimana berdasarkan data Bloomberg tingkat kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia menduduki peringkat pertama di antara negara berkembang lainnya. Hal tersebut, menurutnya patut untuk diparesiasi.

Bahkan terang dia, Indonesia tercatat dan diakui dunia sebagai most revered emerging markets di 2020 dengan mengalahkan Tiongkok, India, Brasil, dan negara-negara yang pertumbuhannya diakui dunia. Ia menekankan dan berpesan untuk memajukan pasar modal Indonesia dengan menjaga kepercayaan investor.

"Saya tekankan semua pihak harus menjaga kepercayaan ini. Trust harus diperjuangkan. Kita kembalikan pasar modal Indonesia. Oleh karena itu jadi lah yang terpercaya dan jangan sekalipun mencederai kepercayaan," paparnya.

Lantaran itu, Jokowi meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bursa Efek Indonesia (BEI) untuk mencanangkan pembersihan pasar modal dari para manipulator. "Manipulator ya berarti sering manipulasi. Yang enggak benar dipoles-poles jadi benar. Yang 100 tadi dipoles-poles jadi 1000. Hati-hati. Bersihkan dan hentikan ini," ungkapnya.

Sambung Jokowi menjelaskan, saat ini Indonesia sedang menjadi perhatian, dimana banyak yang tertarik investasi. Sehingga, pemangku kebijakan harus terus menjaga kepercayaan dari para manipulator yang mengambil untung untuk dirinya sendiri.

“Tadi disampaikan oleh bapak ketua OJK, dari surveinya bloomberg, bonds dan stock kita nomor satu di antara negara emerging market yang lain. Tapi kepercayaan itu jangan hilang gara-gara tadi ada manipulator,” tutupnya.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
Bos BEI Optimistis IHSG...
Bos BEI Optimistis IHSG Membaik hingga Akhir 2020
Sederet Sentimen Ini...
Sederet Sentimen Ini Bakal Pengaruhi Pasar Modal di Indonesia
Sepekan, Nilai Kapitalisasi...
Sepekan, Nilai Kapitalisasi Pasar Modal Indonesia Anjlok 2,15%
Diprediksi Terkonsolidasi,...
Diprediksi Terkonsolidasi, IHSG Bergerak 5361 - 5477
Jejak Pasar Modal Indonesia...
Jejak Pasar Modal Indonesia Sepanjang 2021 Menumbuhkan Optimisme
IHSG Nyungsep, Saham...
IHSG Nyungsep, Saham Tambang BUMN Rontok
Berita Terkini
Bittime: Pasar Tokenisasi...
Bittime: Pasar Tokenisasi Aset RI Diramal Sentuh USD88 Miliar di 2030
7 menit yang lalu
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
31 menit yang lalu
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
1 jam yang lalu
IHSG Hari Ini Ditutup...
IHSG Hari Ini Ditutup Naik 1,74% ke Level 6.340
1 jam yang lalu
Bawa Semangat Slow Fashion,...
Bawa Semangat Slow Fashion, 7 UMKM Jogja Siap Menembus Pasar Lebih Luas di INACRAFT 2026
1 jam yang lalu
Bahlil Ramal 10 Tahun...
Bahlil Ramal 10 Tahun Lagi Kendaraan Listrik Bakal Digantikan Hidrogen
1 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved