Memblejeti Investasi China Rp534,5 Triliun di Indonesia, Ini Rincian dan Sebarannya
Selasa, 12 November 2024 - 17:32 WIB
loading...
A
A
A
Pada posisi kedua ditempati oleh transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi dengan nilai investasi USD7,99 miliar yang setara 23%, Industri Kimia dan Farmasi USD3,19 miliar (9%), Listrik,Gas,Air USD2,70 miliar (8%), Kawasan Industri, Perumahan, dan Perkantoran mencapai 6% dengan nilai USD2,21 miliar.
Selanjutnya investasi China pada Industri pengolahan mineral non-metal tercatat masuk sebesar USD786 juta yang setara 2%, perdagangan dan reparasi USD390 juta (1%), industri tekstil sebesar USD351 juta. Sedangkan mesin, elektronik, peralatan medis, industri presisi sebesar USD377 juta, dan pertambangan tembus USD296 juta.
Sedangkan untuk sebaran investasi China di Indonesia terpantau merata, dengan terbesar dipegang oleh Sulawesi Tengah yang menampung USD12,54 miliar atau setara 37%, selanjutnya diikuti oleh Jawa Barat mencapai 21% yakni USD7,19 miliar.
Secara berurutan ditempati oleh Maluku Utara mencapai USD5,18 miliar (15%), Jakarta USD1,67 miliar (5%), Banten USD1,34 miliar (4%), Sumatera Selatan USD994 juta (3%), Sulawesi Tenggara USD884 juta (3%), Kalimantan Barat USD547 juta (1%), dan Kalimantan Timur USD845 juta (2%).
Di sisi lain terkait dengan forum bisnis yang mempertemukan para pengusaha China dengan Presiden RI Prabowo Subianto, menurut Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani mengatakan jika forum bisnis ini menjadi kesempatan yang baik bagi Indonesia dan RRT untuk semakin mempererat hubungan kerja sama, khususnya di bidang investasi.
Selanjutnya investasi China pada Industri pengolahan mineral non-metal tercatat masuk sebesar USD786 juta yang setara 2%, perdagangan dan reparasi USD390 juta (1%), industri tekstil sebesar USD351 juta. Sedangkan mesin, elektronik, peralatan medis, industri presisi sebesar USD377 juta, dan pertambangan tembus USD296 juta.
Sedangkan untuk sebaran investasi China di Indonesia terpantau merata, dengan terbesar dipegang oleh Sulawesi Tengah yang menampung USD12,54 miliar atau setara 37%, selanjutnya diikuti oleh Jawa Barat mencapai 21% yakni USD7,19 miliar.
Secara berurutan ditempati oleh Maluku Utara mencapai USD5,18 miliar (15%), Jakarta USD1,67 miliar (5%), Banten USD1,34 miliar (4%), Sumatera Selatan USD994 juta (3%), Sulawesi Tenggara USD884 juta (3%), Kalimantan Barat USD547 juta (1%), dan Kalimantan Timur USD845 juta (2%).
Di sisi lain terkait dengan forum bisnis yang mempertemukan para pengusaha China dengan Presiden RI Prabowo Subianto, menurut Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani mengatakan jika forum bisnis ini menjadi kesempatan yang baik bagi Indonesia dan RRT untuk semakin mempererat hubungan kerja sama, khususnya di bidang investasi.
Lihat Juga :