Perdagangan Rusia-Afrika Capai Rekor Tertinggi, Tahun Lalu Rp382,5 Triliun
Kamis, 14 November 2024 - 07:30 WIB
loading...
A
A
A
"Hampir 90% ekspor Rusia ke Afrika tahun lalu adalah minyak dan produk minyak, gandum, berbagai logam dan produk logam. Impor dari Afrika terutama diwakili oleh produk pertanian – buah-buahan, kacang-kacangan, kakao, dan kopi," tambah Volvach.
Sementara itu tercatat Mesir tetap menjadi mitra dagang utama Moskow di Afrika. Antara Januari dan September 2024, Kairo membeli 6,8 juta ton gandum Rusia.
Selanjutnya diikuti oleh Aljazair yang mengimpor 1,3 juta ton, seperti dilaporkan Pusat Jaminan Kualitas Biji-bijian. Kenya berada di posisi ketiga, dengan 1,2 juta ton; Libya membeli 1 juta ton; dan Sudan membeli 0,6 juta ton.
Ditambah pengiriman ke Gambia, Djibouti, dan Ethiopia juga dilanjutkan tahun ini, mencerminkan permintaan yang kuat untuk biji-bijian Rusia di seluruh benua, kata badan itu.
PVolvach mengakui bahwa ekspor Rusia secara tradisional menang atas volume barang yang diimpor dari negara-negara Afrika, lantaran itu ketidakseimbangan menjadi sumber kekhawatiran bagi bisnis lokal di Afrika Selatan. Dia mengatakan, kedua belah pihak secara aktif bekerja untuk mengurangi defisit dalam hubungan perdagangan.
Sementara itu tercatat Mesir tetap menjadi mitra dagang utama Moskow di Afrika. Antara Januari dan September 2024, Kairo membeli 6,8 juta ton gandum Rusia.
Selanjutnya diikuti oleh Aljazair yang mengimpor 1,3 juta ton, seperti dilaporkan Pusat Jaminan Kualitas Biji-bijian. Kenya berada di posisi ketiga, dengan 1,2 juta ton; Libya membeli 1 juta ton; dan Sudan membeli 0,6 juta ton.
Ditambah pengiriman ke Gambia, Djibouti, dan Ethiopia juga dilanjutkan tahun ini, mencerminkan permintaan yang kuat untuk biji-bijian Rusia di seluruh benua, kata badan itu.
PVolvach mengakui bahwa ekspor Rusia secara tradisional menang atas volume barang yang diimpor dari negara-negara Afrika, lantaran itu ketidakseimbangan menjadi sumber kekhawatiran bagi bisnis lokal di Afrika Selatan. Dia mengatakan, kedua belah pihak secara aktif bekerja untuk mengurangi defisit dalam hubungan perdagangan.
Lihat Juga :