Jembatan Ogan di Ruas Tol Kayu Agung-Palembang Masuki Tahap Akhir
Sabtu, 02 Mei 2020 - 20:45 WIB
loading...
Jembatan Ogan yang menghubungkan Seksi I Tol Kayu Agung-Palembang (Kramasan)-Betung dengan Jalan Lintas Timur Sumatera. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Di tengah Pandemi Covid-19, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) terus melanjutkan pembangunan prasarana infrastruktur konektivitas yang telah mendekati tuntas, guna mendukung kelancaran pergerakan orang dan barang (logistik).
Salah satunya infrastruktur yang tengah dikerjakan adalah Jembatan Ogan yang menghubungkan Seksi I Tol Kayu Agung-Palembang (Kramasan)-Betung dengan Jalan Lintas Timur Sumatera. Jembatan ini sudah masuk tahap pengecoran akhir, secara keseluruhan progresnya mencapai 98%.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa manfaat dukungan prasarana konektivitas, tidak hanya untuk mendukung pergerakan orang, namun mendukung peningkatan pelayanan logistik utamanya dari Jawa-Merak-Bakauheni kemudian ke Bandar Lampung hingga ke Palembang.
"Dengan pengecoran akhir Jembatan Ogan ini saya harap kita bisa menyelesaikan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung pada Januari 2022," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2020).
Basuki menambahkan, penyelesaian pembangunan jembatan itu dapat memicu geliat ekonomi wilayah. "Misalnya di ruas Tol Trans Jawa dimana sekarang petani mangga di Pasuruan bisa menghitung berapa jam waktu pengangkutan mangganya ke Jakarta, sehingga saat dijual di toko buah masih segar. Dengan kualitas buah yang lebih baik, harga jualnya pun juga lebih baik," terang Basuki.
Salah satunya infrastruktur yang tengah dikerjakan adalah Jembatan Ogan yang menghubungkan Seksi I Tol Kayu Agung-Palembang (Kramasan)-Betung dengan Jalan Lintas Timur Sumatera. Jembatan ini sudah masuk tahap pengecoran akhir, secara keseluruhan progresnya mencapai 98%.
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa manfaat dukungan prasarana konektivitas, tidak hanya untuk mendukung pergerakan orang, namun mendukung peningkatan pelayanan logistik utamanya dari Jawa-Merak-Bakauheni kemudian ke Bandar Lampung hingga ke Palembang.
"Dengan pengecoran akhir Jembatan Ogan ini saya harap kita bisa menyelesaikan Tol Kayu Agung-Palembang-Betung pada Januari 2022," kata Basuki dalam keterangan tertulis, Sabtu (2/5/2020).
Basuki menambahkan, penyelesaian pembangunan jembatan itu dapat memicu geliat ekonomi wilayah. "Misalnya di ruas Tol Trans Jawa dimana sekarang petani mangga di Pasuruan bisa menghitung berapa jam waktu pengangkutan mangganya ke Jakarta, sehingga saat dijual di toko buah masih segar. Dengan kualitas buah yang lebih baik, harga jualnya pun juga lebih baik," terang Basuki.
Lihat Juga :