Simalakama Cukai Rokok Naik, Ingin Turunkan Perokok Anak Tapi Bunuh Pabrik Kecil
Minggu, 30 Agustus 2020 - 23:12 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kesempatan yang sama, Peneliti Universitas Padjajaran (Unpad) Mudiyati Rahmatunnisa menilai menaikan harga cukai ini belun menurunkan prevalensi perokok muda, yang terjadi justru penurunan jumlah pabrikan tembakau di skala kecil menengah.
(Baca Juga: Harga Rokok Bakal Lebih Mahal Mulai Tahun Depan, Mau Tahu Kenapa? )
"Hal ini kembali disampaikan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Rokok Surabaya (GAPERO) Sulami Bahar, bahwa penyederhanaan tarif cukai akan membuat pabrikan kecil dan menengah semakin tergerus keberadaannya," ujarnya.
Mudiyati menambahkan, upaya simplifikasi struktur tarif cukai hasil tembakau juga dinilai dapat mematikan pabrikan kecil sehingga penyerapan bahan baku tembakau bakal berkurang 30% sementara cengkih sampai dengan 40%.
"Simplifikasi berisiko membuat pabrikan kecil akan kolaps dan berimplikasi pada penyerapan tembakau yang berkurang dn sekarang sebetulnya sudah mulai terasa," tandasnya.
(Baca Juga: Harga Rokok Bakal Lebih Mahal Mulai Tahun Depan, Mau Tahu Kenapa? )
"Hal ini kembali disampaikan oleh Ketua Gabungan Pengusaha Rokok Surabaya (GAPERO) Sulami Bahar, bahwa penyederhanaan tarif cukai akan membuat pabrikan kecil dan menengah semakin tergerus keberadaannya," ujarnya.
Mudiyati menambahkan, upaya simplifikasi struktur tarif cukai hasil tembakau juga dinilai dapat mematikan pabrikan kecil sehingga penyerapan bahan baku tembakau bakal berkurang 30% sementara cengkih sampai dengan 40%.
"Simplifikasi berisiko membuat pabrikan kecil akan kolaps dan berimplikasi pada penyerapan tembakau yang berkurang dn sekarang sebetulnya sudah mulai terasa," tandasnya.
(akr)
Lihat Juga :