COP29, Tantangan Krisis Iklim Butuh Aksi Komunitas Global
Senin, 18 November 2024 - 12:09 WIB
loading...
A
A
A
Di Paviliun Indonesia juga berlangsung sebuah talk show bertajuk Green World, Intergenerational Climate Action yang diadakan oleh Climate Reality Indonesia. Acara ini menjadi ruang untuk bertukar wawasan, berbagi praktik terbaik, dan mendiskusikan solusi inovatif dalam mengatasi krisis iklim dengan melibatkan berbagai kelompok usia dan pemangku kepentingan.
Diskusi dipandu oleh Ari Adipratomo, dari Climate Reality Indonesia, dengan narasumber terkemuka. Di antaranya Meg Bearor, dari The Climate Reality Project yang membahas kampanye global pengurangan emisi, serta Amanda Katili Niode, Direktur Climate Reality Indonesia, yang mengulas pentingnya keterlibatan komunitas pemuda. Ikbal Alexander, pendiri Kertabumi Recycling Center, memaparkan tantangan bank sampah di Indonesia.
Sedangkan Nithi Nesadurai dari Climate Action Network Southeast Asia membahas transisi energi berkeadilan di Asia Tenggara. Febrina Intan, PT Taman Wisata Candi, memberikan wawasan tentang pengelolaan situs warisan budaya seperti Candi Prambanan dan Borobudur dalam menghadapi dampak perubahan iklim .
Baca Juga: APP Group di COP 29: Mengarahkan Transisi Energi Menuju Masa Depan Hijau
Direktur Climate Reality Indonesia, Amanda Katili Niode mengatakan: “Krisis iklim adalah tantangan mendesak yang membutuhkan tindakan segera dari seluruh komunitas global. Di COP29, kami menunjukkan bahwa kolaborasi lintas generasi dan aksi nyata dapat membawa perubahan besar.”
Diskusi dipandu oleh Ari Adipratomo, dari Climate Reality Indonesia, dengan narasumber terkemuka. Di antaranya Meg Bearor, dari The Climate Reality Project yang membahas kampanye global pengurangan emisi, serta Amanda Katili Niode, Direktur Climate Reality Indonesia, yang mengulas pentingnya keterlibatan komunitas pemuda. Ikbal Alexander, pendiri Kertabumi Recycling Center, memaparkan tantangan bank sampah di Indonesia.
Sedangkan Nithi Nesadurai dari Climate Action Network Southeast Asia membahas transisi energi berkeadilan di Asia Tenggara. Febrina Intan, PT Taman Wisata Candi, memberikan wawasan tentang pengelolaan situs warisan budaya seperti Candi Prambanan dan Borobudur dalam menghadapi dampak perubahan iklim .
Baca Juga: APP Group di COP 29: Mengarahkan Transisi Energi Menuju Masa Depan Hijau
Direktur Climate Reality Indonesia, Amanda Katili Niode mengatakan: “Krisis iklim adalah tantangan mendesak yang membutuhkan tindakan segera dari seluruh komunitas global. Di COP29, kami menunjukkan bahwa kolaborasi lintas generasi dan aksi nyata dapat membawa perubahan besar.”
(akr)
Lihat Juga :