Kemitraan BRI Life dan FWD Jadi Studi Pascasarjana INSEAD Business School
Sabtu, 23 November 2024 - 20:55 WIB
loading...
A
A
A
Direktur Keuangan BRI Viviana Dyah Ayu R.K. mengatakan penyelarasan antara produk, permintaan pelanggan dan proses penjualan sangat penting untuk memenuhi kebutuhan asuransi dalam basis pelanggan BRI yang luas. Dengan memanfaatkan keahlian digital FWD di bidang asuransi, BRI Life pun berhasil mencapai penetrasi pasar yang signifikan dengan tata kelola asuransi yang baik.
"Kami sangat senang dapat berbagi contoh sukses dalam meningkatkan inklusi keuangan secara masif kepada generasi pemimpin bisnis masa depan dalam menjalani program MBA mereka di INSEAD," kata Viviana.
Baca Juga: BRI Sabet Penghargaan Global Berkat Transformasi Digital melalui BRIAPI
Sementara, Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto menambahkan, penentuan dan pemilihan studi kasus ini tentunya didasari atas keberhasilan kemitraan strategis yang telah dilakukan oleh BRI Life dan FWD, untuk bersama-sama mencapai kesuksesan yang berkelanjutan dalam dunia asuransi yang berkembang pesat.
"BRI Life dan FWD memiliki komitmen dan komunikasi yang baik, serta kinerja manajemen yang efektif dalam memanfaatkan kekuatan masing-masing, untuk menciptakan sinergi untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi dalam membuka akses pasar baru," tutup Aris.
"Kami sangat senang dapat berbagi contoh sukses dalam meningkatkan inklusi keuangan secara masif kepada generasi pemimpin bisnis masa depan dalam menjalani program MBA mereka di INSEAD," kata Viviana.
Baca Juga: BRI Sabet Penghargaan Global Berkat Transformasi Digital melalui BRIAPI
Sementara, Direktur Utama BRI Life Aris Hartanto menambahkan, penentuan dan pemilihan studi kasus ini tentunya didasari atas keberhasilan kemitraan strategis yang telah dilakukan oleh BRI Life dan FWD, untuk bersama-sama mencapai kesuksesan yang berkelanjutan dalam dunia asuransi yang berkembang pesat.
"BRI Life dan FWD memiliki komitmen dan komunikasi yang baik, serta kinerja manajemen yang efektif dalam memanfaatkan kekuatan masing-masing, untuk menciptakan sinergi untuk meningkatkan daya saing dan efisiensi dalam membuka akses pasar baru," tutup Aris.
(nng)
Lihat Juga :