Harga MinyaKita Naik di Atas HET, Mendag Budi Santoso Buka Suara

Selasa, 26 November 2024 - 14:28 WIB
loading...
Harga MinyaKita Naik...
Mendag, Budi Santoso mengatakan, harga eceran tertinggi atau HET MinyaKita tidak mengalami kenaikan signifikan. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan atau Mendag Budi Santoso mengatakan, harga eceran tertinggi atau HET minyak goreng bersubsidi, MinyaKita tidak mengalami kenaikan signifikan. Pernyataan ini menanggapi keluhan masyarakat soal kenaikan harga MinyaKita yang melebihi HET.

Diketahui, kenaikan HET MinyaKita ini mencapai Rp18 ribu per liternya, angka tersebut jauh lebih mahal dibandingkan harga aslinya yakni Rp15.700 per liter. Baca Juga: Pelaku Usaha : Kelangkaan Minyak Goreng Akibat Ditimbun Distributor

"Jadi itu secara nasional, tapi kebanyakan di daerah Timur kebanyakan yang harga tinggi (Minyakita)," ungkap Mendag Budi selepas acara di Pecenongan, Jakarta Pusat, Selasa (26/11/2024).

Mendag menjelaskan, dirinya sempat mengecek sendiri harga minyak goreng di wilayah Klaten, Yogyakarta kemarin. Ia mengaku tidak ada kenaikan harga seperti yang digembar-gemborkan di media kemarin.

"Tapi di wilayah Barat itu harga normal semua. Kemarin saya ke Klaten, Yogja, normal semua," katanya.

Akan tetapi, Budi mengatakan Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan mengumpulkan para produsen dan pelaku distribusi minyak goreng bersubsidi guna menekan laju kenaikan harga di atas HET tadi.

"Tetapi begini, besok Kamis ya, besok Kamis. Rencana kita kumpulkan semua produsen, distributor, ya untuk membantu agar mensuplai pasokan-pasokan sehingga harga menjadi normal," ungkap Budi.

Sebelumnya, Mendag Budi Santoso meninjau harga barang kebutuhan pokok (bapok) di Pasar Prawirotaman, Yogyakarta, Senin (25/11/2024). Menurutnya, secara umum harga dan stok bapok relatif stabil.

Bahkan beberapa komoditas seperti cabai di bawah harga acuan. Dia optimistis harga bapok terjaga menjelang Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Baca Juga: Tak Hanya Naik Jadi Rp15.500 per liter, MinyaKita Langka di Pasar

Berdasarkan pantauan di Pasar Prawirotaman, harga beberapa komoditas terpantau stabil, yaitu harga beras premium Rp14.000/liter, beras SPHP Bulog Rp12.500, gula pasir Rp17.000/kg, minyak goreng kemasan premium Rp18.500-19.500/liter, minyak goreng curah Rp18.600/liter.

Lalu tepung terigu kemasan premium Rp11.000/kg, daging sapi Rp135.000/kg, daging ayam ras Rp34.000/kg, telur ayam ras Rp26.000/kg, cabai merah keriting Rp17.000/kg, cabai rawit merah Rp24.000/kg, dan bawang putih honan Rp35.000/kg.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah Pastikan...
Pemerintah Pastikan Harga MinyaKita Naik, Ini Sebabnya
Pemerintah Godok Aturan...
Pemerintah Godok Aturan Baru Kenaikan HET MinyaKita
Siap-siap! Lonjakan...
Siap-siap! Lonjakan Biaya Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Kenaikan Harga Minyak...
Kenaikan Harga Minyak Goreng Terjadi di 207 Kabupaten, Kota! Begini Respons Bapanas
Mentan Amran Ancam Bakal...
Mentan Amran Ancam Bakal Tindak Produsen Minyak Goreng yang Naikkan Harga
Minyakita Langka di...
Minyakita Langka di Pasaran, Ini Respons Pemerintah
Mengapa Menaikkan HET...
Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Kemasan Plastik Picu...
Kemasan Plastik Picu Kenaikan Harga Minyak Goreng
Rekomendasi
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Kedaulatan Digital Jadi...
Kedaulatan Digital Jadi Sorotan, Solusi AI Terintegrasi Siap Percepat Transformasi Industri
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved