Diambil dari Aset Rusia, G7 Rampungkan Pinjaman Rp788,9 Triliun ke Ukraina
Rabu, 27 November 2024 - 06:50 WIB
loading...
A
A
A
Sebagian besar dana yang dibekukan, atau sekitar USD206 miliar tersimpan di Euroclear. Lembaga kliring yang berbasis di Brussels telah memperkirakan bahwa aset Rusia yang disita menghasilkan USD5,4 miliar dalam bentuk bunga di tiga kuartal pertama tahun fiskal ini.
Presiden AS Joe Biden mengumumkan pada bulan Oktober "keputusan bersejarah" untuk memberikan pinjaman USD20 miliar ke Ukraina yang akan dibayar kembali dengan bunga yang diperoleh dari aset negara Rusia yang tidak bergerak.
Barat dan para pendukung Kiev telah mencoba mempercepat alokasi dana tersebut di tengah kekhawatiran bahwa Presiden AS terpilih Donald Trump dapat memangkas bantuan untuk Ukraina. Selama kampanye, Trump berulang kali bersumpah untuk mengurangi bantuan untuk Ukraina jika terpilih.
Awal bulan ini, pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky menuntut agar semua aset kedaulatan Rusia senilai USD300 miliar yang tidak bergerak diberikan kepada Kiev.
Sedangkan Moskow telah berulang kali mengecam pembekuan aset sebagai tindakan "pencurian" dan memperingatkan bahwa memanfaatkan dana ini sebagai aksi ilegal dan menjadi preseden berbahaya.
Presiden AS Joe Biden mengumumkan pada bulan Oktober "keputusan bersejarah" untuk memberikan pinjaman USD20 miliar ke Ukraina yang akan dibayar kembali dengan bunga yang diperoleh dari aset negara Rusia yang tidak bergerak.
Barat dan para pendukung Kiev telah mencoba mempercepat alokasi dana tersebut di tengah kekhawatiran bahwa Presiden AS terpilih Donald Trump dapat memangkas bantuan untuk Ukraina. Selama kampanye, Trump berulang kali bersumpah untuk mengurangi bantuan untuk Ukraina jika terpilih.
Awal bulan ini, pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky menuntut agar semua aset kedaulatan Rusia senilai USD300 miliar yang tidak bergerak diberikan kepada Kiev.
Sedangkan Moskow telah berulang kali mengecam pembekuan aset sebagai tindakan "pencurian" dan memperingatkan bahwa memanfaatkan dana ini sebagai aksi ilegal dan menjadi preseden berbahaya.
Lihat Juga :