China Serbu Pasar Mobil Listrik Dunia: Berapa Subsidi yang Diberikan?

Sabtu, 30 November 2024 - 08:13 WIB
loading...
A A A
Namun, pemerintah China merencanakan pengurangan subsidi secara bertahap. Pada tahun 2026 dan 2027, subsidi untuk kendaraan energi baru ini akan dipangkas menjadi 15 ribu yuan, atau sekitar Rp31,2 juta per kendaraan. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada subsidi, sekaligus mendorong industri otomotif untuk berinovasi dan menciptakan mobil listrik yang lebih terjangkau dan dapat bersaing di pasar tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.

Subsidi untuk Mobil Hibrida Plug-In dan Kendaraan Pengganti

Selain itu, pemerintah China juga memberikan subsidi kepada pembeli mobil hibrida plug-in (PHEV). Mobil jenis ini menjadi pilihan populer karena menggabungkan mesin listrik dan bahan bakar fosil, memberikan fleksibilitas lebih kepada pengemudi dalam hal jarak tempuh dan pengisian daya. Subsidi yang diberikan untuk kendaraan jenis ini adalah 6.800 yuan atau sekitar 857 euro. Subsidi ini mencerminkan dorongan untuk mengembangkan dan memperkenalkan lebih banyak model mobil hibrida sebagai alternatif solusi energi yang lebih ramah lingkungan.

Satu lagi bentuk subsidi yang diberikan oleh pemerintah China adalah untuk program penukaran kendaraan bertenaga bahan bakar fosil dengan kendaraan listrik. Program ini bertujuan untuk mendorong masyarakat agar mengganti mobil lama mereka yang mengeluarkan emisi tinggi dengan kendaraan energi baru yang lebih ramah lingkungan. Subsidi yang diberikan untuk penukaran kendaraan berbahan bakar fosil dengan NEV mencapai 20.000 yuan atau sekitar Rp43 juta. Ini merupakan insentif yang cukup besar untuk mempercepat pengalihan armada kendaraan menuju teknologi yang lebih bersih dan efisien.

Bagi mereka yang ingin mengganti mobil lama dengan kendaraan listrik yang memiliki kapasitas mesin lebih kecil, subsidi yang diberikan sedikit lebih rendah, yaitu 15.000 yuan atau sekitar Rp32 juta. Meski lebih rendah, subsidi ini tetap mendorong penggantian kendaraan lama dengan model yang lebih efisien dan ramah lingkungan.

Tujuan dan Dampak dari Subsidi Mobil Listrik
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
TikTok soal Kabar PHK...
TikTok soal Kabar PHK 90% Karyawan Tokopedia: Ini Bukan Keputusan Mudah
Gaikindo Minta Stimulus...
Gaikindo Minta Stimulus Semua Jenis Kendaraan, Tak Hanya Mobil Listrik
Panda Bond Akan Manfaatkan...
Panda Bond Akan Manfaatkan Skema LCT, Bisa Tambah Cadev USD50 Miliar
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
Penerbitan Panda Bond...
Penerbitan Panda Bond Mundur ke Akhir Juli, Purbaya Incar Likuiditas Jumbo
Goyang Dominasi AS dan...
Goyang Dominasi AS dan Sekutunya di Asia, China dan Rusia Gelar Latihan Perang
Militer China Mempromosikan...
Militer China Mempromosikan 2 Jenderal Baru setelah Banyak yang Dipecat karena Korupsi
China Diduga Berupaya...
China Diduga Berupaya Perluas Ekspansi Senjata ke Timur Tengah via Pakistan
Rekomendasi
Hukum Menunda Penguburan...
Hukum Menunda Penguburan Jenazah dalam Islam, Kapan Diperbolehkan?
Air Mata Neymar dan...
Air Mata Neymar dan Akhir Perjalanan Brasil di Piala Dunia 2026
Pengendara Ninja yang...
Pengendara Ninja yang Pukul Pemotor Lain di Jagakarsa Ditangkap, Begini Penampakannya
Berita Terkini
Tekanan Jual Mulai Terkendali,...
Tekanan Jual Mulai Terkendali, IHSG Berpeluang Lanjutkan Rebound ke 6.000-6.050
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Lompatan Sang Anak Bawang,...
Lompatan Sang 'Anak Bawang', Rahasia Sukses Vietnam Naik Kelas Jadi Berpendapatan Menengah Atas
TBS Foundation Dukung...
TBS Foundation Dukung Penanganan Kesehatan Warga Terdampak Kebakaran TPA Jatiwaringin
Ruang Kenaikan IHSG...
Ruang Kenaikan IHSG Diprediksi Terbatas Pekan Depan ke Level 5.900, Ini Sebabnya
Kemenkeu Bidik Raup...
Kemenkeu Bidik Raup Rp32 Triliun lewat Lelang Surat Utang Negara
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved