Harga Tiket Pesawat Turun saat Libur Nataru Perlu Tingkatkan Keselamatan
Sabtu, 30 November 2024 - 15:17 WIB
loading...
A
A
A
"Sehingga ada beberapa yang melakukan kanibal komponen pesawat untuk mengganti komponen yang aus. Termasuk juga standardisasi pelayanan kenyamanan minimum yang sudah diatur dalam UU No. Tahun 2009, banyak tidak dapat dipenuhi oleh masakapai," ungkapnya.
Bambang menyatakan banyak pesawat yang diterbangkan tidak memenuhi standardisasi kenyamanan minimum. Misalnya, pada kelas economy full service, tidak ada sarana hiburan televisi, toilet masih sering tidak ada air, air sickness tidak ada, kebersihan kabin yang sangat kurang dan seringnya terjadi keterlambatan. "Itu semua menjadi standardisasi pelayanan minimum yang harus direalisasikan oleh airlines," ungkapnya lagi.
Anggota DPR RI ini menjelaskan harga tiket pesawat pada 2016 memang masih murah, yaitu sekitar Rp700.000 untuk maskapai lowcost dan sekitar Rp900.000 untuk economy full service. Tetapi, saat itu kurs mata uang per USD1 adalah Rp11.000. Sementara, saat ini sudah mencapai Rp15.800, sehingga wajar jika tarif saat ini mengalami kenaikan menjadi Rp1 juta.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025, Catat Tanggal Berlakunya
Ia menyatakan kajian tentang airline ini juga perlu membahas terkait transportasi publik murah lanjutan yang harus disediakan pemerintah. Karena dengan adanya kebijakan pemindahan, banyak bandara yang belum mempunyai tranportasi publik murah lanjutan ke kota yangg dituju. Sehingga konektivitas transportasi daratnya harus menggunakan taksi yang harganya bisa lebih mahal dari penerbangan.
Bambang menyatakan banyak pesawat yang diterbangkan tidak memenuhi standardisasi kenyamanan minimum. Misalnya, pada kelas economy full service, tidak ada sarana hiburan televisi, toilet masih sering tidak ada air, air sickness tidak ada, kebersihan kabin yang sangat kurang dan seringnya terjadi keterlambatan. "Itu semua menjadi standardisasi pelayanan minimum yang harus direalisasikan oleh airlines," ungkapnya lagi.
Anggota DPR RI ini menjelaskan harga tiket pesawat pada 2016 memang masih murah, yaitu sekitar Rp700.000 untuk maskapai lowcost dan sekitar Rp900.000 untuk economy full service. Tetapi, saat itu kurs mata uang per USD1 adalah Rp11.000. Sementara, saat ini sudah mencapai Rp15.800, sehingga wajar jika tarif saat ini mengalami kenaikan menjadi Rp1 juta.
Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Turun 10 Persen Saat Nataru 2024/2025, Catat Tanggal Berlakunya
Ia menyatakan kajian tentang airline ini juga perlu membahas terkait transportasi publik murah lanjutan yang harus disediakan pemerintah. Karena dengan adanya kebijakan pemindahan, banyak bandara yang belum mempunyai tranportasi publik murah lanjutan ke kota yangg dituju. Sehingga konektivitas transportasi daratnya harus menggunakan taksi yang harganya bisa lebih mahal dari penerbangan.
(nng)
Lihat Juga :