Waketum Kadin Andi Yuslim: Kerja Sama Pengusaha-Pemerintah Bisa Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8%

Minggu, 01 Desember 2024 - 19:25 WIB
loading...
Waketum Kadin Andi Yuslim:...
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia -yang juga Koordinator Wilayah Kalimantan Timur- Andi Yuslim Patawari (AYP) menekankan, pentingnya kerja sama Pengusaha dan Pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi 8%. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia -yang juga Koordinator Wilayah Kalimantan Timur- Andi Yuslim Patawari (AYP) menekankan, pentingnya kerja sama Pengusaha dan Pemerintah dalam menciptakan pertumbuhan ekonomi 8% . Hal ini disampaikan saat menghadiri Pra-Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Hotel Mulia Senayan, Jakarta Selatan, kemarin, Sabtu (30/11/2024).

"Kami mengusulkan beberapa gagasan, mengingat Kaltim itu ada IKN, kami meminta kontribusi pengusaha yang terhimpun di Kadin bekerja sama dengan pemerintah dalam menekan kemiskinan dan bertumbuhnya ekonomi kita hingga 8%," ujar Andi -yang juga Plt Sekjen DPP Partai Perindo-, Minggu (1/12/2024).

Baca Juga: Anindya Bakrie: Rapimnas Kadin 2024 Fokus Hasilkan Rekomendasi Terbaik untuk Pemerintah

Andi mengungkapkan, Perindo berharap inisiasi Rapimnas Kadin tersebut dapat menyatukan kekuatan, terutama dari kalangan dunia usaha , dalam menghadapi tantangan ekonomi yang semakin meningkat dewasa ini.

"Karena tantangan ekonomi semakin meningkat, terutama secara global, kemudian peningkatan SDM, teknologi, maka dibutuhkan sinergi dengan pemerintah, terutama partisipasi oleh semua pihak," jelas Andi.

Sebelumnya, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mengungkapkan tujuan besar dari perhelatan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang diselenggarakan pada hari Minggu besok (1/12/2024).

Anindya mengatakan, perhelatan pra-rapimas yang menyertakan rapat anggota luar biasa (ALB) dengan asosiasi dan himpunan pengusaha dan rapat koordinasi wilayah (rakorwil) bersama Kadin Provinsi, sebagai upaya belanja masalah.

"Jadi masukan-masukan bapak dan ibu ini sangat-sangat penting untuk memastikan bahwa kadin ini dapat memperjuangkan tadi, belanja masalah," ujar Anindya dalam paparannya, Sabtu (30/11/2024).

Baca Juga: Anindya Bakrie Resmi Mengukuhkan Dewan Pengurus Kadin 2024-2029

Perhelatan pra maupun Rapimnas yang diselenggarakan di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta itu baginya juga sebagai bentuk rapat pemegang saham dari Kadin se-Indonesia.

"Dan hari ini bisa dinamakan pra rapimnas yang mulainya dengan Forum Anggota Luar Biasa. Kenapa? Karena memang Anggota Luar Biasa adalah salah satu dari dua pemegang saham Kadin atau pemangku kepentingan Kadin," katanya.

"Baru nanti pemegang saham satunya lagi adalah Kadin Provinsi, kita akan melaksanakan rakorwil di sore hari," terang Anindya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Purbaya Targetkan Ekonomi...
Purbaya Targetkan Ekonomi Indonesia Tumbuh 6,5% di 2027
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Rupiah Ambruk Tembus...
Rupiah Ambruk Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pengusaha Ritel Sport Jantung
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Divonis 6 Tahun Penjara,...
Divonis 6 Tahun Penjara, Pengusaha Jambi Bengawan Kamto Tempuh Banding
Canda Prabowo ke HIPMI:...
Canda Prabowo ke HIPMI: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya
Rekomendasi
Qodari: Haji 2026 Lancar,...
Qodari: Haji 2026 Lancar, Masa Tunggu Dipangkas dan Layanan Ditingkatkan
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
5 Poin Penting Perundingan...
5 Poin Penting Perundingan Damai Iran-AS Putaran Pertama, dari Pencairan Aset hingga Lebanon
Berita Terkini
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Kilau Emas Antam Kembali,...
Kilau Emas Antam Kembali, Hari Ini Naik Tipis Rp5 Ribu ke Rp2.673.000 per Gram
80 Juta Barel Minyak...
80 Juta Barel Minyak Siap Tumpah ke Pasar Dunia, 40 Kapal Tanker Antre Keluar dari Selat Hormuz
Jaga HET MinyaKita di...
Jaga HET MinyaKita di Angka Rp15.700 per Liter, Istana Buka Suara
Indonesia, Swiss, dan...
Indonesia, Swiss, dan UNDP Luncurkan Fase Baru Transformasi Lanskap Berkelanjutan di Indonesia
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved