Perkuat Ekonomi Perang, Putin Suntik Anggaran Rp2.100 Triliun

Selasa, 03 Desember 2024 - 10:05 WIB
loading...
Perkuat Ekonomi Perang,...
Presiden Rusia Vladimir Putin memperkuat ekonomi perang hingga dua tahun mendatang. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Presiden Rusia, Vladimir Putin , menandatangani dekrit pada 1 Desember yang menyetujui anggaran federal 2025 dan rancangan anggaran untuk 2026-2027, dengan fokus pada ekonomi perang.

Pada 2024, Rusia meningkatkan pengeluaran anggaran pertahanan dan keamanan secara signifikan, menjadi sekitar 28,3% dari anggaran. Anggaran pertahanan 2024 merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yang mengindikasikan pergeseran prioritas pemerintah terhadap kemampuan dan kesiapan militer.

Baca Juga: Daftar 5 Negara BRICS yang Diancam Donald Trump, 3 di Antaranya Bersenjata Nuklir

Menurut Institute for the Study of War (ISW), yang dilansir dari Tagtik, Selasa (3/12), anggaran 2025 mengalokasikan sekitar 41% dari pengeluaran tahunan Rusia untuk sektor pertahanan dan keamanan nasional.

Baca Juga: Perang Berkepanjangan, Ini Ramalan Ngeri Ekonomi Rusia di 2025

Pengeluaran yang diperkirakan mencapai USD135 miliar atau setara Rp2.100 triliun ini melebihi untuk pendidikan, obat-obatan, dan kebijakan sosial jika digabungkan. Di saat yang sama, biaya untuk menjalankan pemerintahan Putin akan meningkat sebesar 25% dan menelan biaya sebesar USD310 juta.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
Purbaya Segera Temui...
Purbaya Segera Temui Kepala BGN, Bahas Pemotongan Anggaran MBG
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Rekomendasi
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
Program Magang Nasional,...
Program Magang Nasional, Strategi Pemerintah Tekan Angka Pengangguran
Berita Terkini
Bitcoin Kembali ke Level...
Bitcoin Kembali ke Level USD65.500, Didukung Regulasi AS dan Arus ETF
Dukung Pendidikan Wilayah...
Dukung Pendidikan Wilayah Pesisir, PHE Gelar Pemeriksaan Mata Gratis di Kepulauan Seribu
Indonesia Digetok Tarif...
Indonesia Digetok Tarif Baru Trump 10%, Purbaya: Baik Buat Kita
Harga Minyak Dunia Kembali...
Harga Minyak Dunia Kembali Tembus USD100 per Barel, Pertalite Bakal Naik?
Perluas Akses Asuransi,...
Perluas Akses Asuransi, IFG Life Gandeng Bank Papua Lindungi Debitur KPR
IHSG Ditutup Anjlok...
IHSG Ditutup Anjlok 1,88% ke 6.196, Hampir Seluruh Sektor Merana
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved