Mudik Gratis Kemenhub Sambut Nataru 2024/2025, Cek Kuota Lengkapnya
Rabu, 04 Desember 2024 - 17:33 WIB
loading...
A
A
A
Adapun armada yang disediakan untuk program mudik gratis angkutan darat ini terdiri atas 88 unit bus dan 2 unit truk, dengan target sebanyak 3.500 penumpang.
Selanjutnya Ditjen Perkeretaapian menyediakan kuota mudik gratis sebanyak 5.300 penumpang dan 2.320 sepeda motor. Rute yang disediakan mencakup keberangkatan dari Jakarta menuju Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, dan Stasiun Lempuyangan.
Sedangkan Ditjen Perhubungan Laut mengadakan program mudik gratis untuk 100 ruas trayek pelayaran angkutan laut (PP), dengan kuota sebanyak 29.972 penumpang.
Dudy menambahkan, bahwa berdasarkan hasil survei, selama Nataru 2025, pilihan moda transportasi bus diperkirakan mencapai 15,04% atau setara dengan 16,64 juta penumpang. Moda kereta api antarkota diperkirakan sebesar 12,85% atau sekitar 14,22 juta penumpang. Sementara itu pesawat terbang diperkirakan hanya 8,85% atau sekitar 9,8 juta penumpang.
Sedangkan moda transportasi laut menjadi pilihan paling sedikit digunakan masyarakat, berdasarkan survei yang dilakukan Kemenhub. Kapal penyeberangan hanya dipilih oleh 4,9% atau sekitar 5,43 juta penumpang, dan kapal laut hanya 2,37% atau sekitar 2,62 juta penumpang.
Selanjutnya Ditjen Perkeretaapian menyediakan kuota mudik gratis sebanyak 5.300 penumpang dan 2.320 sepeda motor. Rute yang disediakan mencakup keberangkatan dari Jakarta menuju Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kutoarjo, dan Stasiun Lempuyangan.
Sedangkan Ditjen Perhubungan Laut mengadakan program mudik gratis untuk 100 ruas trayek pelayaran angkutan laut (PP), dengan kuota sebanyak 29.972 penumpang.
Dudy menambahkan, bahwa berdasarkan hasil survei, selama Nataru 2025, pilihan moda transportasi bus diperkirakan mencapai 15,04% atau setara dengan 16,64 juta penumpang. Moda kereta api antarkota diperkirakan sebesar 12,85% atau sekitar 14,22 juta penumpang. Sementara itu pesawat terbang diperkirakan hanya 8,85% atau sekitar 9,8 juta penumpang.
Sedangkan moda transportasi laut menjadi pilihan paling sedikit digunakan masyarakat, berdasarkan survei yang dilakukan Kemenhub. Kapal penyeberangan hanya dipilih oleh 4,9% atau sekitar 5,43 juta penumpang, dan kapal laut hanya 2,37% atau sekitar 2,62 juta penumpang.
Lihat Juga :