RI Hanya Kebagian Buat Produk Receh iPhone, Ini Penyebab Apple Pelit Tabur Investasi
Kamis, 05 Desember 2024 - 15:35 WIB
loading...
A
A
A
"Kepastian hukum di Indonesia itu masih tertinggal dari rata-rata bahkan negara Timur Tengah, Afrika Utara, rata-rata negara Asia Timur, bahkan rata-rata negara Latin Amerika," kata Riefky dalam diskusi Selular Business Forum, Kamis (5/12/2024).
"Jadi, kalau investasi tapi perizinannya gak keluar-keluar, regulasi perdagangannya itu berubah cukup sering, nah itu kepastian hukumnya gak ada, yang membuat investor itu jadi mempertanyakan untuk melakukan investasi di suatu negara," lanjutnya.
Selain karena kepastian hukum yang cenderung labil, penyebab lain kenapa Apple belum juga berinvestasi di Tanah Air menurut Riefky adalah karena produktivitas dan kemampuan tenaga kerja Indonesia masih kurang mumpuni.
"Kita produktivitasnya itu kalah jauh dari negara Vietnam, India, Turki, China, bahkan dari Saudi Arabia. Tenaga kerja kita juga kalah dengan China, Vietnam, India, bahkan Saudi Arabia atau Turki," ujarnya.
Lebih jauh Riefky mengatakan, dengan berbagai kelemahan yang belum juga dibenahi oleh Indonesia, akan sulit untuk membujuk Apple untuk bisa berinvestasi di dalam negeri. Mengingat Apple sendiri memiliki hitung-hitungan tersendiri untuk kelangsungan bisnisnya.
"Jadi, kalau investasi tapi perizinannya gak keluar-keluar, regulasi perdagangannya itu berubah cukup sering, nah itu kepastian hukumnya gak ada, yang membuat investor itu jadi mempertanyakan untuk melakukan investasi di suatu negara," lanjutnya.
Selain karena kepastian hukum yang cenderung labil, penyebab lain kenapa Apple belum juga berinvestasi di Tanah Air menurut Riefky adalah karena produktivitas dan kemampuan tenaga kerja Indonesia masih kurang mumpuni.
"Kita produktivitasnya itu kalah jauh dari negara Vietnam, India, Turki, China, bahkan dari Saudi Arabia. Tenaga kerja kita juga kalah dengan China, Vietnam, India, bahkan Saudi Arabia atau Turki," ujarnya.
Lebih jauh Riefky mengatakan, dengan berbagai kelemahan yang belum juga dibenahi oleh Indonesia, akan sulit untuk membujuk Apple untuk bisa berinvestasi di dalam negeri. Mengingat Apple sendiri memiliki hitung-hitungan tersendiri untuk kelangsungan bisnisnya.
Lihat Juga :