RI Hanya Kebagian Buat Produk Receh iPhone, Ini Penyebab Apple Pelit Tabur Investasi
Kamis, 05 Desember 2024 - 15:35 WIB
loading...
Rencana Apple untuk menanamkan investasi Rp1,58 triliun di Indonesia masih belum menemukan titik terang. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rencana Apple untuk menanamkan investasi di Indonesia masih belum menemukan titik terang. Di satu sisi Pemerintah masih enggan menerima penawaran, sedangkanApple juga tampak masih setengah-setengah untuk all out.
Apple diketahui telah menyodorkan proposal investasi Rp1,58 triliun yang ditawarkan ke Indonesia untuk bisa menjual iPhone 16 di RI. Selain itu Kemenperin mencatat masih ada komitmen investasi Apple pada proposal periode 2020-2023 sebesar Rp271 miliar yang belum direalisasikan.
Hal tersebut yang membuat Kemenperin belum mengeluarkan sertifikasi TKDN dan izin impor untuk iPhone 16 series. Baca Juga: Termasuk Iphone 16, Bea Cukai Musnahkan Barang Selundupan Rp2,9 Miliar
Diungkap Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Teuku Riefky, ada beberapa hal yang membuat Apple masih susah untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
Hal pertama adalah karena kepastian hukum di Indonesia masih tertinggal dari rata-rata negara lainnya di berbagai belahan dunia. Menurut Riefky, dengan kepastian hukum yang lemah tentu membuat Apple takut untuk mengambil risiko.
Apple diketahui telah menyodorkan proposal investasi Rp1,58 triliun yang ditawarkan ke Indonesia untuk bisa menjual iPhone 16 di RI. Selain itu Kemenperin mencatat masih ada komitmen investasi Apple pada proposal periode 2020-2023 sebesar Rp271 miliar yang belum direalisasikan.
Hal tersebut yang membuat Kemenperin belum mengeluarkan sertifikasi TKDN dan izin impor untuk iPhone 16 series. Baca Juga: Termasuk Iphone 16, Bea Cukai Musnahkan Barang Selundupan Rp2,9 Miliar
Diungkap Ekonom Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LPEM FEB UI), Teuku Riefky, ada beberapa hal yang membuat Apple masih susah untuk menanamkan modalnya di Indonesia.
Hal pertama adalah karena kepastian hukum di Indonesia masih tertinggal dari rata-rata negara lainnya di berbagai belahan dunia. Menurut Riefky, dengan kepastian hukum yang lemah tentu membuat Apple takut untuk mengambil risiko.
Lihat Juga :