Spekulasi Trump Bakal Mendepak Bos Bank Sentral AS Jerome Powell Terjawab
Selasa, 10 Desember 2024 - 17:59 WIB
loading...
Presiden terpilih Donald Trump menjawab seputar spekulasi pemecatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell setelah dirinya resmi menjabat pada bulan Januari 2025, mendatang. Foto/Dok Axios
A
A
A
JAKARTA - Presiden AS terpilih Donald Trump menjawab seputar spekulasi pemecatan Ketua Federal Reserve Jerome Powell setelah dirinya resmi menjabat pada bulan Januari 2025, mendatang. Dalam sebuah wawancara, Trump menekankan dirinya tidak mencoba untuk menggantikan Bos Bank Sentral AS , Powell.
"Tidak, menurutku tidak. Saya tidak melihatnya," kata Trump di NBC News "Meet the Press with Kristen Welker" ketika ditanya apakah dia akan berusaha untuk menyingkirkan Powell, yang masa jabatannya berakhir pada 2026.
Baca Juga: Bos Bank Sentral AS Sebut Trump Tidak Bisa Memecatnya
Trump menambahkan bahwa dia tidak berpikir Powell, yang pernah berdebat dengannya di masa lalu tentang tingkat suku bunga, akan pergi secara diam-diam.
"Saya pikir jika saya menyuruhnya untuk (pergi), dia akan melakukannya. Tetapi jika saya memintanya, dia mungkin tidak akan melakukannya," kata Trump kepada Welker.
Seperti diketahui selama masa kampanye, Trump kerap menyuarakan janji bakal menurunkan suku bunga hipotek dan biaya pinjaman lainnya untuk rumah tangga AS. Agenda tersebut mencuatkan spekulasi bahwa Trump bakal kembali bentrok dengan Powell - seperti yang dia lakukan saat menduduki masa jabatan pertamanya - terkait kebijakan suku bunga.
"Tidak, menurutku tidak. Saya tidak melihatnya," kata Trump di NBC News "Meet the Press with Kristen Welker" ketika ditanya apakah dia akan berusaha untuk menyingkirkan Powell, yang masa jabatannya berakhir pada 2026.
Baca Juga: Bos Bank Sentral AS Sebut Trump Tidak Bisa Memecatnya
Trump menambahkan bahwa dia tidak berpikir Powell, yang pernah berdebat dengannya di masa lalu tentang tingkat suku bunga, akan pergi secara diam-diam.
"Saya pikir jika saya menyuruhnya untuk (pergi), dia akan melakukannya. Tetapi jika saya memintanya, dia mungkin tidak akan melakukannya," kata Trump kepada Welker.
Seperti diketahui selama masa kampanye, Trump kerap menyuarakan janji bakal menurunkan suku bunga hipotek dan biaya pinjaman lainnya untuk rumah tangga AS. Agenda tersebut mencuatkan spekulasi bahwa Trump bakal kembali bentrok dengan Powell - seperti yang dia lakukan saat menduduki masa jabatan pertamanya - terkait kebijakan suku bunga.
Lihat Juga :