Begini Cara Pebisnis di Negara Eropa Akali Sanksi Ekspor ke Rusia
Rabu, 11 Desember 2024 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Donald Trump Ancam BRICS Jika Tinggalkan Dolar AS
Ekspor traktor, ekskavator, dan alat berat dari Turki ke Rusia meningkat drastis pada paruh kedua tahun 2022, menurut data tersebut. Rusia juga menerima lebih banyak ekspor buah, mesin listrik, dan mobil. Kasus pengadilan telah menyoroti kasus-kasus pelanggaran sanksi, seperti seorang pengusaha Rusia-Belanda yang dihukum pada bulan Oktober karena mengekspor barang secara ilegal ke Rusia melalui negara ketiga.
Pria tersebut mengirim 10 kiriman barang elektronik dan komponen komputer ke perusahaan-perusahaan di Kirgistan, Kazakhstan, dan Uzbekistan, yang tergabung dalam serikat pabean dengan Rusia. Ia memalsukan dokumen menggunakan Photoshop untuk memberi kesan bahwa penerima telah dilarang mengirim barang tersebut ke Rusia.Ia dipenjara selama 15 bulan dan diberi perintah kerja sosial selama 240 jam oleh pengadilan distrik di Rotterdam.
Tidak efektifnya sanksi yang diterapkan Barat tersebut membuat ekonomi Rusia tetap bertahan di tengah gempuran tekanan dari Amerika dan sekutunya. Ekonomi Rusia bahkan tumbuh lebih kuat ketimbang banyak negara Eropa yang justru terdampak oleh sanksi yang diterapkannya sendiri, khususnya di sektor energi.
Ekspor traktor, ekskavator, dan alat berat dari Turki ke Rusia meningkat drastis pada paruh kedua tahun 2022, menurut data tersebut. Rusia juga menerima lebih banyak ekspor buah, mesin listrik, dan mobil. Kasus pengadilan telah menyoroti kasus-kasus pelanggaran sanksi, seperti seorang pengusaha Rusia-Belanda yang dihukum pada bulan Oktober karena mengekspor barang secara ilegal ke Rusia melalui negara ketiga.
Pria tersebut mengirim 10 kiriman barang elektronik dan komponen komputer ke perusahaan-perusahaan di Kirgistan, Kazakhstan, dan Uzbekistan, yang tergabung dalam serikat pabean dengan Rusia. Ia memalsukan dokumen menggunakan Photoshop untuk memberi kesan bahwa penerima telah dilarang mengirim barang tersebut ke Rusia.Ia dipenjara selama 15 bulan dan diberi perintah kerja sosial selama 240 jam oleh pengadilan distrik di Rotterdam.
Tidak efektifnya sanksi yang diterapkan Barat tersebut membuat ekonomi Rusia tetap bertahan di tengah gempuran tekanan dari Amerika dan sekutunya. Ekonomi Rusia bahkan tumbuh lebih kuat ketimbang banyak negara Eropa yang justru terdampak oleh sanksi yang diterapkannya sendiri, khususnya di sektor energi.
(fjo)
Lihat Juga :