Yellen 'Tampar' Trump Soal Tarif: Makan Korban Warga AS Sendiri

Kamis, 12 Desember 2024 - 16:59 WIB
loading...
Yellen Tampar Trump...
Menteri Keuangan Janet Yellen mengkritisi kebijakan tarif dari Presiden AS terpilih Donald Trump. FOTO/iStock Photo
A A A
JAKARTA - Proposal Presiden AS terpilih Donald Trump untuk memberlakukan kenaikan tarif impor yang luas dapat melawan upaya-upaya meredam inflasi. Peringatan tersebut disampaikan Menteri Keuangan Janet Yellen dengan menyebutkan bahwa kebijakan tersebut dapat memicu lonjakan harga-harga di tingkat konsumen.

Komentar Yellen pada Pertemuan Dewan CEO Wall Street Journal muncul ketika Trump telah menjanjikan tarif yang luas setidaknya 10% untuk impor, dan tarif yang lebih tinggi untuk barang-barang dari China, Kanada, dan Meksiko.

Menerapkan tarif berbasis luas dapat menaikkan harga secara signifikan bagi konsumen Amerika dan menciptakan tekanan biaya pada perusahaan-perusahaan yang bergantung pada barang-barang impor," ujar Yellen dikutip dari Tuko News, Kamis (12/12/2024).

Baca Juga: Takut Ancaman Tarif 100% Trump, India Mundur dari Dedolarisasi

Yellen menegaskan bahwa hal ini dapat membebani daya saing sektor-sektor tertentu dan meningkatkan biaya untuk rumah tangga.

"Ini adalah strategi yang saya khawatirkan dapat menggagalkan kemajuan yang telah kita capai dalam hal inflasi, dan memiliki konsekuensi yang merugikan pada pertumbuhan," ujarnya.

Namun, ia membela upaya pemerintahan Joe Biden untuk memberlakukan tarif, yang ditargetkan pada barang-barang China untuk melawan praktik perdagangan yang tidak adil oleh Beijing.

Yellen juga menyatakan penyesalannya bahwa Amerika Serikat belum membuat lebih banyak kemajuan pada defisit negara. Ia percaya bahwa defisit tersebut perlu diturunkan, terutama karena berada dalam lingkungan dengan tingkat suku bunga yang lebih tinggi.

Tak hanya itu, Yellen juga menekankan pentingnya Federal Reserve yang independen agar bank-bank sentral diizinkan untuk melakukan penilaian terbaik mereka tanpa pengaruh politik.

Baca Juga: Ukraina: Rezim Assad Jatuh karena Dikhianati Putin

Itu disampaikan sebagai tanggapan atas Trump yang ingin memiliki suara dalam menentukan tingkat suku bunga The Fed.

"Saya pikir adalah sebuah kesalahan untuk terlibat dalam mengomentari The Fed dan tentu saja mengambil langkah-langkah untuk mengkompromikan independensinya," kata Yellen.

"Saya yakin hal ini cenderung merusak kepercayaan pasar keuangan dan pada akhirnya, kepercayaan orang Amerika terhadap sebuah institusi yang sangat penting," tambahnya.

Yellen juga menyatakan bahwa ia telah berbicara dengan calon Menteri Keuangan AS, seroang milarder Scott Bessent dan mengucapkan selamat atas pencalonannya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan Harga Obat, BPOM Permudah Perizinan Bahan Baku Impor
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Rekomendasi
BMW iX xDrive45, Kemewahan...
BMW iX xDrive45, Kemewahan Sunyi Seharga Rp2,6 Miliar
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
Pelacak Bluetooth Android...
Pelacak Bluetooth Android dan iPhone Dijual Murah, Ini Harga dan Fitur Lengkapnya!
Berita Terkini
Kebut Program Motor...
Kebut Program Motor dan Kompor Listrik Tahun Depan, Bahlil Anggarkan Rp1,45 Triliun
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Bahlil Antisipasi Ledakan...
Bahlil Antisipasi Ledakan Subsidi Energi Tahun Depan, Segini Hitungannya dalam RAPBN 2027
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Jaring Talenta Pelaut Muda Perkuat Distribusi Energi Nasional
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved