Hasilkan USD57,7 Juta, Inovasi Pertagas Gaet Platinum di TKMPN 2024
Jum'at, 13 Desember 2024 - 10:59 WIB
loading...
A
A
A
"Ini adalah hasil nyata dari semangat inovasi yang terus ditanamkan perusahaan. Kami berkomitmen untuk terus mendorong kreativitas dan solusi berkelanjutan guna mendukung ketahanan energi nasional," ujar Direktur Utama PT Pertamina Gas Gamal Imam Santoso, dalam keterangan pers, Jumat (13/12/2024).
Baca Juga: Terungkap, 3.000 Tentara Rezim Suriah Kabur ke Irak tapi Tak Diberi Suaka
Dalam kompetisi yang diikuti oleh 654 gugus inovasi dari berbagai perusahaan dan organisasi tersebut, Pertagas juga meraih satu penghargaan Gold oleh gugus inovasi Seulawah berkat inovasi pada Fuel Gas Power Generator PG-9001x di anak perusahaan Pertamina Gas yaitu PT Perta Arun Gas.
Dengan memodifikasi sistem relay protection dari analog ke digital serta mengubah pola operasi generator, inovasi ini berhasil menurunkan konsumsi fuel gas hingga 10,62 MMSCFD, mengurangi biaya pemeliharaan sebesar Rp 6,57 miliar, dan mempercepat waktu pemulihan pasca-blackout dari 12 jam menjadi 4 jam.
Selain itu, inovasi ini juga mendukung pengurangan emisi CO2 sebesar 6.162,75 ton eq, memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional dan keberlanjutan.
Baca Juga: Terungkap, 3.000 Tentara Rezim Suriah Kabur ke Irak tapi Tak Diberi Suaka
Dalam kompetisi yang diikuti oleh 654 gugus inovasi dari berbagai perusahaan dan organisasi tersebut, Pertagas juga meraih satu penghargaan Gold oleh gugus inovasi Seulawah berkat inovasi pada Fuel Gas Power Generator PG-9001x di anak perusahaan Pertamina Gas yaitu PT Perta Arun Gas.
Dengan memodifikasi sistem relay protection dari analog ke digital serta mengubah pola operasi generator, inovasi ini berhasil menurunkan konsumsi fuel gas hingga 10,62 MMSCFD, mengurangi biaya pemeliharaan sebesar Rp 6,57 miliar, dan mempercepat waktu pemulihan pasca-blackout dari 12 jam menjadi 4 jam.
Selain itu, inovasi ini juga mendukung pengurangan emisi CO2 sebesar 6.162,75 ton eq, memberikan kontribusi signifikan terhadap efisiensi operasional dan keberlanjutan.
(fjo)
Lihat Juga :