Cek Proyek RDMP Kilang Balikpapan, Menteri Bahlil: Belum Sesuai Target!
Minggu, 15 Desember 2024 - 09:01 WIB
loading...
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyebut progress RDMP Balikpapan belum sesuai target. FOTO/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melakukan pengecekan langsung ke Refinery Unit (RU) V Balikpapan di Kalimantan Timur pada Sabtu (14/12). Dalam kesempatan itu, menteri ESDM mengecek perkembangan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Kilang Balikpapan, sekaligus kesiapan pasokan BBM untuk periode Nataru 2025.
Proyek RDMP yang digarap oleh PT Kilang Pertamina Balikpapan menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN) untuk meningkatkan produksi dan coverage day BBM nasional. Dari hasil pengecekan, Bahlil mengungkapkan perkembangan penyelesaian proyek tersebut belum sesuai dengan target yang ditetapkan.
Baca Juga: Kilang Pertamina Siap Kembangkan BBM Ramah Lingkungan
"Tadi saya lihat tinggal minornya dan progress pekerjaannya itu sudah mencapai 91%. Saya akui berdasarkan presentasi dari teman-teman pertamina itu ada terjadi defisit progres. Namun saya sudah minta kepada mereka dipercepat, awalnya bulan September (2025), tapi saya minta dimajukan dengan cara apapun agar bisa menuju ketahanan energi," tegas Bahlil, seperti dilansir laman resmi Kementerian ESDM, dikutip Minggu (15/12/2024).
Bahlil menilai keberadaan RDMP Balikpapan sangat strategis dalam mewujudkan ketahanan energi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang dituangkan dalam program Asta Cita. Pembangunan RDMP Balikpapan diproyeksikan akan menambah produksi BBM sebesar 100.000 barel per hari, dari sebelumnya 260.000 barel per hari. "Ini kalau bisa kita selesaikan dalam waktu cepat, maka akan mengurangi impor kita," tandasnya.
Proyek RDMP yang digarap oleh PT Kilang Pertamina Balikpapan menjadi salah satu proyek strategis nasional (PSN) untuk meningkatkan produksi dan coverage day BBM nasional. Dari hasil pengecekan, Bahlil mengungkapkan perkembangan penyelesaian proyek tersebut belum sesuai dengan target yang ditetapkan.
Baca Juga: Kilang Pertamina Siap Kembangkan BBM Ramah Lingkungan
"Tadi saya lihat tinggal minornya dan progress pekerjaannya itu sudah mencapai 91%. Saya akui berdasarkan presentasi dari teman-teman pertamina itu ada terjadi defisit progres. Namun saya sudah minta kepada mereka dipercepat, awalnya bulan September (2025), tapi saya minta dimajukan dengan cara apapun agar bisa menuju ketahanan energi," tegas Bahlil, seperti dilansir laman resmi Kementerian ESDM, dikutip Minggu (15/12/2024).
Bahlil menilai keberadaan RDMP Balikpapan sangat strategis dalam mewujudkan ketahanan energi sesuai dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang dituangkan dalam program Asta Cita. Pembangunan RDMP Balikpapan diproyeksikan akan menambah produksi BBM sebesar 100.000 barel per hari, dari sebelumnya 260.000 barel per hari. "Ini kalau bisa kita selesaikan dalam waktu cepat, maka akan mengurangi impor kita," tandasnya.
Lihat Juga :