alexametrics

Perangi Kartel Industri Penerbangan, Dirut Baru Garuda Siap Kolaborasi

loading...
Perangi Kartel Industri Penerbangan, Dirut Baru Garuda Siap Kolaborasi
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang baru Irfan Setiaputra menekankan, komitmen untuk memberantas kartel dalam industri penerbangan Indonesia. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk yang baru Irfan Setiaputra menekankan, komitmen untuk memberantas kartel dalam industri penerbangan Indonesia. Lebih lanjut Ia menyatakan, bahwa Garuda siap berkolaborasi dengan maskapai lokal tanpa menciptakan kartel.

"Saya kan enggak ajarkan orang berantem. Saya hanya menawarkan serta mempromosikan jasa dan pelayanan maskapai Garuda Indonesia. Ini merupakan kompetisi yang sehat kan. Saya bukan orang yang setuju dengan adanya kartel," ujar Dirut Garuda Indonesia Irfan Setiaputra di Jakarta, Kamis (23/1/2020).

(Baca Juga: Irfan Setiaputra Jabat Dirut Garuda Indonesia, Erick Thohir: Figur Terbaik)



Menurutnya, bekerjasama dengan jasa penerbangan itu tidaklah mudah. Hal ini dikarenakan pihaknya ingin berkompetisi dengan sehat. Ia khawatir, akibat kompetisi yang begitu ketat timbulnya komoditisasi di jasa penerbangan.

"Jadi rasanya engga perlu terutama dengan maskapai lokal menurut saya perlu berkompetisi dan berkolaborasi. Saya tidak terlalu setuju dengan adanya kartel. Hubungan dengan maskapai lain ini kita berkompetisi saja, tapi kemudian di banyak sisi mestinya kita bisa kerja sama," paparnya.

Sebelumnya, Irfan mengatakan telah mendapatkan amanah dari Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir untuk membereskan masalah yang ada di Garuda Indonesia. Salah satunya meningkatkan keselamatan dalam penerbangan.

"Pertama intinya adalah yang enggak beres diberesin, yang sudah bagus dilanjutkan. Banyak tekanan dari stakeholder seperti safety, itu yang kita utamakan karena Garuda Indonesia dalah perusahaan yang baik," katanya.
(akr)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak