Deflasi Berturut-turut, Bos BPS Beri Sinyal Bakal Resesi?

Selasa, 01 September 2020 - 13:40 WIB
loading...
Deflasi Berturut-turut,...
Deflasi dua kali berturu-turut Juli-Agustus ini menunjukkan daya beli masyarakat yang terpuruk dan menjadi sinyal resesi di kuartal III/2020 ini. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan data inflasi pada Agustus 2020 yang tercatat -0,05% atau deflasi 0,05%. Deflasi ini merupakan yang kedua kali berturut-turut, setelah pada Juli lalu juga terjadi deflasi 0,10%.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, data angka inflasi yang dikeluarkan saat ini dan pada bulan lalu yang menunjukkan terjadinya deflasi ini dipastikan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi di sepanjang triwulan ketiga tahun ini.

(Baca Juga: Waduh, Deflasi 2 Bulan Beruntun Jadi Sinyal Resesi Sudah Masuk)

"Angka-angka inilah yang akan menentukan angka pertumbuhan ekonomi di kuartal III/2020," kata Suhariyanto dalam video virtual, Selasa (1/9/2020).

Dia melanjutkan, deflasi berturut-turut ini tidak hanya terjadi di Indonesia saja. Banyak negara disebutnya juga mengalami deflasi akibat wabah pandemi Covid-19.

"Seperti saya sampaikan, tren ini hampir sama di semua negara. Terjadi pelemahan daya beli, dan hampir di semua negara mengalami deflasi. Covid ini menurunkan daya beli," ujarnya.

(Baca Juga: Perbaiki Kinerja Ekonomi, Daya Beli Terus Digenjot)

Dia mencatat deflasi 0,05% ini terjadi karena dari sisi suplai sebetulnya cukup bagus, dimana harga-harga barang yang bergejolak mengalami banyak penurunan. "Tapi daya beli kita butuh waktu untuk kembali normal," tuturnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
Inflasi Indonesia Mei...
Inflasi Indonesia Mei 2026 Capai 3,08%, Ini Pendorongnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
11.014 Orang Dicoret...
11.014 Orang Dicoret dari Daftar Penerima Bansos Mulai April 2026
11 Juta PBI-JK Dinonaktifkan...
11 Juta PBI-JK Dinonaktifkan Bakal Dicek Ulang, Mensos: Tuntas 2 Bulan
Tumbuh 5,37 Persen,...
Tumbuh 5,37 Persen, Akademisi Sebut Ekonomi Banten 2025 Tertinggi Pascapandemi
Rekomendasi
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Fakta Sejarah: Hijrah...
Fakta Sejarah: Hijrah Nabi SAW Terjadi di Bulan Rabiul Awal, Bukan Muharram
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Berita Terkini
Dukung Industri Kreatif,...
Dukung Industri Kreatif, Joshua Khubani Siapkan Investasi USD100 Juta
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Pasar Keuangan Ambruk...
Pasar Keuangan Ambruk Lebih Dalam, Rupiah Diramal Tembus Rp19.000 Akhir Bulan Ini
BRIN Apresiasi Program...
BRIN Apresiasi Program Konservasi Astra Agro Dukung Target Biodiversitas
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Mager di Rp2,73 Juta per Gram, Berikut Rinciannya
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Program CID
Infografis
Prabowo Bakal Ungsikan...
Prabowo Bakal Ungsikan 1.000 Warga Palestina ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved