Panjang Umur, BBM Jadul Premium Dipastikan Tidak Hilang
Selasa, 01 September 2020 - 18:07 WIB
loading...
A
A
A
Selain premium, Pertamina juga menyediakan jenis BBM Umum yang meliputi Perta Series (Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo) dan Dex Series (Pertamina Dex dan Dexlite). "Pertamina juga masih menyediakan Pertalite dan BBM lainnya di SPBU di Indonesia. Untuk itu, masyarakat tidak perlu khawatir dan tetap menggunakan BBM sesuai kebutuhan," imbuhnya.
Namun dalam rangka mendukung agenda global untuk mengurangi kadar emisi gas buang kendaraan bermotor dan sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 20 Tahun 2017, kata Fajriyah, Pertamina juga konsisten terus mengedukasi konsumen dan mendorong penggunaan BBM dengan kualitas lebih baik serta lebih ramah lingkungan.
(Baca Juga: Nggak Malu Apa Ya? Ngaku Orang Kaya Kok Ngisinya Bensin Premium)
"Sesuai kesepakatan dunia dan pemerintah, setiap negara berupaya menurunkan emisi karbon dan mengurangi polusi udara, salah satunya dengan menggunakan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan. Seperti yang sudah kita rasakan sejak PSBB, langit biru dan udara lebih baik, untuk itu kami akan mendorong masyarakat untuk menggunakan produk yang lebih berkualitas," ujarnya.
Wacana penghapusan premium sempat merebak di kalangan pemerhati sektor energi dan lingkungan beberapa waktu ini. Premium dinilai sudah tak layak lagi diedarkan karena memiliki nilai oktan rendah yang menyebabkan pembakaran kurang sempurna sehingga dianggap kurang ramah lingkungan. Terlebih saat ini banyak negara telah menerapkan penggunaan BBM berstandar Euro-4 atau 5 demi tercapainya efisiensi dan emisi gas buang kendaraan yang lebih rendah.
Namun dalam rangka mendukung agenda global untuk mengurangi kadar emisi gas buang kendaraan bermotor dan sejalan dengan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No 20 Tahun 2017, kata Fajriyah, Pertamina juga konsisten terus mengedukasi konsumen dan mendorong penggunaan BBM dengan kualitas lebih baik serta lebih ramah lingkungan.
(Baca Juga: Nggak Malu Apa Ya? Ngaku Orang Kaya Kok Ngisinya Bensin Premium)
"Sesuai kesepakatan dunia dan pemerintah, setiap negara berupaya menurunkan emisi karbon dan mengurangi polusi udara, salah satunya dengan menggunakan BBM yang lebih berkualitas dan ramah lingkungan. Seperti yang sudah kita rasakan sejak PSBB, langit biru dan udara lebih baik, untuk itu kami akan mendorong masyarakat untuk menggunakan produk yang lebih berkualitas," ujarnya.
Wacana penghapusan premium sempat merebak di kalangan pemerhati sektor energi dan lingkungan beberapa waktu ini. Premium dinilai sudah tak layak lagi diedarkan karena memiliki nilai oktan rendah yang menyebabkan pembakaran kurang sempurna sehingga dianggap kurang ramah lingkungan. Terlebih saat ini banyak negara telah menerapkan penggunaan BBM berstandar Euro-4 atau 5 demi tercapainya efisiensi dan emisi gas buang kendaraan yang lebih rendah.
(fai)
Lihat Juga :