Selamatkan Ekonomi China, Pejabat Lokal Diminta Kucurkan Lebih Banyak Bantuan

Minggu, 05 Januari 2025 - 08:20 WIB
loading...
Selamatkan Ekonomi China,...
Pemerintah China mendesak pejabat lokal untuk memberikan lebih banyak bantuan keuangan atau meningkatkan tunjangan kepada orang-orang yang membutuhkan ketika perlambatan ekonomi diprediksi berlanjut di 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah China mendesak pejabat lokal untuk memberikan lebih banyak bantuan keuangan atau meningkatkan tunjangan kepada orang-orang yang membutuhkan ketika perlambatan ekonomi diprediksi masih akan berlanjut di 2025.

Perekonomian China telah berjuang untuk mengumpulkan tenaga tahun ini, terutama usai diterpa krisis properti yang berkepanjangan dan melemahnya permintaan domestik . Mengamankan sektor ketenagakerjaan, terutama untuk lulusan perguruan tinggi baru, juga menjadi prioritas kebijakan, seperti disampaikan pihak berwenang.

Baca Juga: Ekonomi China Tertatih-tatih, Xi Jinping: Apa yang Buruk dari Deflasi?

Dilansir Reuters, pemerintah daerah dengan kapasitas keuangan didorong untuk mendistribusikan dana bantuan atau meningkatkan tunjangan kepada mereka yang membutuhkan, ketika memasuki tahun baru 2025 dan menjelang Tahun Baru Imlek pada akhir Januari.

Hal itu disampaikan oleh Kementerian Urusan Sipil China dalam pernyataan resminya. Sebelumnya Kementerian sempat mengeluarkan seruan serupa pada akhir September menjelang liburan penjang agar memberikan bantuan ekstra kepada mereka yang sangat miskin, yatim piatu dan mereka yang dalam kesulitan ekonomi.

Menurut kementerian, bantuan kepada kelompok-kelompok tertentu, seperti pengangguran yang belum dibayar asuransi pengangguran dan mereka yang tidak memiliki sumber pendapatan, harus diperkuat. "Lulusan perguruan tinggi yang menganggur, orang sakit dan keluarga yang menghadapi kesulitan keuangan juga harus menerima bantuan," tambahnya.

Menurut data resmi, sistem tunjangan asuransi pengangguran China membayar 160,07 miliar yuan (USD21,93 miliar) dari Januari hingga November, naik 25,5% secara year on year (YoY).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Teluk Kembali Memanas,...
Teluk Kembali Memanas, China Siaga Jaga Produksi BBM Tetap Tinggi
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Rekomendasi
Perindo Perkuat Pemahaman...
Perindo Perkuat Pemahaman dan Kapasitas Anggota DPRD lewat Bimtek Nasional 2026, Dorong Ekonomi Kerakyatan
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
PWNU Jateng dan Konjen...
PWNU Jateng dan Konjen Tiongkok Jalin Kerja Sama Pendidikan, Gus Rozin Ikuti Jejak Gus Dur
Berita Terkini
Perkuat Ekonomi Daerah,...
Perkuat Ekonomi Daerah, Dana Bagi Hasil Tambang Perlu Dievaluasi
Perpres Operasional...
Perpres Operasional Koperasi Desa Merah Putih Ditargetkan Terbit Pekan Depan, Atur Penyaluran Subsidi hingga Bansos
OJK Catat Transaksi...
OJK Catat Transaksi Kripto Rp23,01 Triliun, Pasar Futures Dinilai Kian Prospektif
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp7.000 Jadi Rp2,61 Juta per Gram, Ini Rinciannya
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Infografis
Perbandingan Jet Tempur...
Perbandingan Jet Tempur J-15 China dan F-15 Jepang, Mana Lebih Hebat?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved