Permudah Masyarakat Punya Rumah, Ini Saran Rocker Gaek Era '80-an
Rabu, 02 September 2020 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Di tengah masih tingginya backlog atau defisit perumahan, dia terus mendorong pemerintah untuk terus menciptakan kemudahan mendapatkan layanan perumahan bagi masyarakat.
Dia menilai selama ini, masih banyak kendala-kendala dalam hal fasilitas pembiayaan perumahan langsung kepada masyarakat. Misalnya, urusan persyaratan birokrasi yang masih panjang. Hingga masih adanya persyaratan dari Bank Indonesia (BI) mengenai BI Checkin. (Baca juga: Bos BI Proyeksi Ekonomi Indonesia Minus 4,9% di 2020, Kaget Gak? )
“Padahal kita percaya bahwa masyarakat Indonesia itu pada dasarnya mampu. Tinggal bagaimana persyaratan mendapatkan perumahan itu mendapatkan kelonggaran. Ini butuh peran semua pihak, bukan hanya pemerintah, pengembang namun juga perbankan,” jelasnya.
Dia menambahkan dengan realisasi program pemerintah menyediakan satu juta rumah yang saat ini baru di angka 260.000 unit, dengan menyamakan persepsi tiga pihak (pemerintah, perbankan dan developer), pihaknya optimis target pemerintah bisa tercapai.
Dia menilai selama ini, masih banyak kendala-kendala dalam hal fasilitas pembiayaan perumahan langsung kepada masyarakat. Misalnya, urusan persyaratan birokrasi yang masih panjang. Hingga masih adanya persyaratan dari Bank Indonesia (BI) mengenai BI Checkin. (Baca juga: Bos BI Proyeksi Ekonomi Indonesia Minus 4,9% di 2020, Kaget Gak? )
“Padahal kita percaya bahwa masyarakat Indonesia itu pada dasarnya mampu. Tinggal bagaimana persyaratan mendapatkan perumahan itu mendapatkan kelonggaran. Ini butuh peran semua pihak, bukan hanya pemerintah, pengembang namun juga perbankan,” jelasnya.
Dia menambahkan dengan realisasi program pemerintah menyediakan satu juta rumah yang saat ini baru di angka 260.000 unit, dengan menyamakan persepsi tiga pihak (pemerintah, perbankan dan developer), pihaknya optimis target pemerintah bisa tercapai.
(ind)
Lihat Juga :