3 Miliarder dengan Untung Terbesar hingga Paling Boncos di 2024

Kamis, 09 Januari 2025 - 09:53 WIB
loading...
A A A
Penurunan ini mengakibatkan penyusutan kekayaan bersih Bernard Arnault sebesar USD77,8 miliar menjadi USD155,2 miliar. Sebagai informasi LVMH didirikan pada tahun 1987 dengan menggabungkan Moët Hennessy dan Louis Vuitton, sementara Arnault telah memimpin group barang mewah tersebut sejak 1989.

2. Francoise Bettencourt Meyers


Penurunan kekayaan sejak 8 Maret: USD29 miliar (Rp469,5 triliun)
Kekayaan bersih: USD70.5 miliar senilai Rp1.141 triliun
Kewarganegaraan: Prancis

Bettencourt Meyers, yang merupakan cucu dari pendiri L'Oreal dan wanita terkaya di dunia dalam Daftar Miliarder Dunia Forbes 2024 tahunan, telah jatuh menjadi wanita terkaya ketiga setelah digeser Alice Walton, yang kekayaan bersihnya mencapai USD97 miliar, dan Julia Koch dengan harta mencapai USD74,2 miliar, per 21 November 2024.

3 Miliarder dengan Untung Terbesar hingga Paling Boncos di 2024


Kekayaan bersih Bettencourt Meyers turun USD29 miliar dari 8 Maret 2024, menjadi USD70.5 miliar pada 21 November 2024. Dalam peringkat secara keseluruhan, Bettencourt Meyers turun enam peringkat dalam lebih dari delapan bulan untuk menjadi individu terkaya ke-21 di dunia. Harga saham L'Oreal turun 28,1% dari 8 Maret hingga 21 November 2024, mencapai USD339,9.

3. Gautam Adani


Kehilangan harta sejak 8 Maret: USD26,3 miliar (Rp425,8 triliun)
Kekayaan bersih: USD57.7 miliar (Rp934,2 triliun)
Kewarganegaraan: India

3 Miliarder dengan Untung Terbesar hingga Paling Boncos di 2024


Adani sebagai pendiri dan chairman Grup Adani, sempat didakwa dalam kasus penyuapan besar di AS, dan kerajaan bisnis miliknya menghadapi serangkaian kemunduran dan peningkatan pengawasan baik di seluruh dunia maupun di India.

Menurut pernyataan Departemen Kehakiman di New York pada 20 November 2024, Adani dan tujuh rekannya didakwa sehubungan dengan skema membayar suap lebih dari USD250 juta yang dijanjikan kepada pejabat pemerintah India untuk mengamankan kontrak energi surya senilai miliaran dolar.

Seorang juru bicara dari Adani Group membantah tuduhan tersebut, dengan menyatakan semua itu "tidak berdasar." Harga saham Adani Green Energy, entitas utama yang terkait dengan dakwaan AS, turun 40,6% sejak 8 Maret, menjadi USD13,6 pada 21 November 2024.

Ini terjadi lebih dari setahun setelah Hindenburg Research menuduh konglomerat itu melakukan manipulasi saham dan skema penipuan akuntansi pada Januari 2023, memotong USD112 miliar dari nilai pasarnya, sebelum Mahkamah Agung India membuat keputusan yang menguntungkan group setahun kemudian dan pulih secara substansial.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kedok Perusahaan Cangkang...
Kedok Perusahaan Cangkang Miliarder Prancis Berharta Rp2.724 Triliun Terbongkar, Alat Sunat Pajak?
Duo Zou Bersaudara Asal...
Duo Zou Bersaudara Asal China Mendadak Jadi Miliarder Gara-gara Robot Humanoid, Begini Kisahnya
Ketimpangan Makin Lebar,...
Ketimpangan Makin Lebar, 1,5% Populasi Menguasai hampir 50 Persen Total Kekayaan Dunia
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Gaya Hidup Miliarder,...
Gaya Hidup Miliarder, Begini Cara Keluarga Trump Membelanjakan Hartanya
Trump Bawa Pasukan Miliarder...
Trump Bawa Pasukan Miliarder Terkaya Rp15.097 Triliun ke China, Apa Misinya ke Beijing?
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
Gunakan Mode Autopilot,...
Gunakan Mode Autopilot, Mobil Tesla Ini Malah Tabrak Rumah dan Tewaskan Penghuninya
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Prancis...
5 Fakta Menarik Prancis Tim Pertama Lolos ke Semifinal Piala Dunia 2026
Microdrama Lagi Viral,...
Microdrama Lagi Viral, Judul You Light Up My World Wajib Ditonton di V+Short
Top Skor Piala Dunia...
Top Skor Piala Dunia 2026: Mbappe dan Messi Memimpin
Berita Terkini
AFI Tawarkan Perlindungan...
AFI Tawarkan Perlindungan Jiwa Lintas Generasi Perkuat Ketahanan Finansial
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
PNM Bawa Suara Jutaan...
PNM Bawa Suara Jutaan Pengusaha Ultra Mikro di Halal Expo Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Aturan Baru Outsourcing...
Aturan Baru Outsourcing Masuk Tahap Finalisasi, Said Iqbal: Target Rampung Juli 2026
Industri Plastik Tertekan...
Industri Plastik Tertekan Impor Murah China, Pabrik Mulai Pangkas Jam Kerja
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved