Derita Lain Korban Kebakaran LA: Harta Benda Hangus, Asuransi Tersendat

Senin, 13 Januari 2025 - 11:37 WIB
loading...
A A A
Ia juga mengizinkan mereka untuk mendasarkan premi di daerah rawan bencana pada "model bencana" internal mereka sendiri yang pengawasan luarnya minimal.

Kedua konsesi tersebut diharapkan akan menghasilkan kenaikan premi yang signifikan, bahkan mungkin yang melumpuhkan. "Aturan baru akan memungkinkan perusahaan asuransi mengenakan biaya begitu banyak, polis mereka secara teknis tidak akan tersedia (bagi banyak konsumen)," tuding Heller. "Beralih dari krisis ketidaktersediaan ke krisis ketidakterjangkauan sama sekali bukan perubahan. Itu bukan kemenangan bagi publik."

Sementara itu, industri asuransi menyangkal bahwa mereka memiliki kepentingan untuk menempatkan tarif asuransi di luar jangkauan konsumen. Sebaliknya, mereka berpendapat bahwa tarif California termasuk yang termurah di negara itu, meskipun biaya pembangunan di sana tinggi, yang menyebabkan perusahaan sulit beroperasi secara menguntungkan. "Kami harus mengumpulkan premi yang memadai," kata Janet Ruiz dari Insurance Information Institute, sebuah kelompok dagang industri. "Hanya itu yang kami cari."

Ruiz juga menentang gagasan bahwa perusahaan berusaha mendapatkan keuntungan secara tidak adil dari proses klaim dengan membuatnya lebih memberatkan konsumen yang telah menderita kerugian yang sangat besar. "Orang-orang datang dengan harapan bahwa mereka harus bertengkar dengan adjuster asuransi mereka dan bersikap defensif sejak awal," katanya. "Saran saya adalah bekerja sama dengan perusahaan asuransi dan menganggapnya sebagai negosiasi."

Semua pihak hanya sepakat tentang satu hal, bahwa biaya reasuransi di era bencana alam yang tidak dapat diprediksi telah menjadi beban yang signifikan bagi pasar. Para pendukung konsumen berpendapat bahwa reasuransi internasional adalah klub eksklusif yang tidak diatur yang dapat mengenakan premi lebih atau kurang sesuai keinginan.

Sebaliknya, Ruiz mengatakan bahwa tarif tinggi yang dikenakan reasuransi hanyalah cerminan dari jumlah dan tingkat keparahan badai dan kebakaran hutan baru-baru ini, dan bahwa pada tahun-tahun tanpa lebih sedikit bencana, tarif juga dapat turun.

Heller tidak berpikir korban kebakaran minggu ini harus bertaruh pada kebaikan hati bagian mana pun dari industri ini dan menyarankan mereka – seperti yang dilakukan departemen asuransi California – untuk mendokumentasikan dan mencatat setiap interaksi yang mereka lakukan dengan para penyesuai klaim, pengacara, dan siapa pun yang menawarkan bantuan kepada mereka.

"Perusahaan asuransi menghasilkan uang dengan menahan premi kami dan menginvestasikannya serta membayar sesedikit yang harus mereka bayarkan – dan terkadang kurang dari itu," katanya. "Jadi, kami harus waspada."
(fjo)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Gerak Cepat, BRI Insurance...
Gerak Cepat, BRI Insurance Serahkan Klaim Asuransi Alat Berat Rp322 Juta ke Nasabah Pangkal Pinang
MNC Insurance Sabet...
MNC Insurance Sabet Penghargaan Anugerah Asuransi Indonesia 2026
Sabet Dua Penghargaan,...
Sabet Dua Penghargaan, Great Eastern Life Bersinar di Ajang Insurance Asia Awards 2026
Siap Hadapi Tantangan...
Siap Hadapi Tantangan Global, Perusahaan Penjaminan Ini Buktikan Tata Kelola yang Sehat dan Resilien
Kapal Basarnas Terbakar...
Kapal Basarnas Terbakar di Muara Baru, 14 Unit dan 70 Personel Damkar Dikerahkan
Ruko di Pasar Ciputat...
Ruko di Pasar Ciputat Tangsel Terbakar, Api Masih Berkobar
Run for Independence...
Run for Independence Day 81 Akan Digelar, MNC Life Berikan Perlindungan Jiwa bagi Seluruh Peserta
Rekomendasi
Trisno Pas Band Abaikan...
Trisno Pas Band Abaikan Kaki Bengkak sebelum Divonis Gagal Ginjal Kronis
PSHKP Resmi Diluncurkan,...
PSHKP Resmi Diluncurkan, Siap Perkuat Tata Kelola Hukum dan Keuangan Publik
Datangi Bareskrim, Dude...
Datangi Bareskrim, Dude Harlino Kembalikan Uang Rp5,2 Miliar Honor PT DSI
Berita Terkini
Tak Hanya di Bali, PFII...
Tak Hanya di Bali, PFII Juga Akan Dibangun di Jakarta
SPKS Dorong Riset BPDP...
SPKS Dorong Riset BPDP Hasilkan Teknologi Murah untuk Petani Sawit
Transformasi IFG Tak...
Transformasi IFG Tak Hanya Streamlining, Tapi Perkuat Tata Kelola Investasi
Danantara Pangkas Ribuan...
Danantara Pangkas Ribuan BUMN Jadi 200-300 Entitas, Langkah Rasional Selamatkan Aset Negara
Laba Bank Mandiri Naik...
Laba Bank Mandiri Naik 25% Jadi Rp28,5 Triliun di Semester I-2026
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Lifting Perdana BBM B50, dari Kilang Kasim dan Plaju
Infografis
Kerugian Finansial yang...
Kerugian Finansial yang Dialami Israel Akibat Kebakaran Dahsyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved