Bahaya AI Menggerus Sektor Tenaga Kerja, Jutaan Pekerjaan Digantikan 5 Tahun Lagi

Selasa, 14 Januari 2025 - 15:30 WIB
loading...
A A A
WEF mengatakan, bahwa kemajuan AI, robotika, dan sistem energi, terutama dalam energi terbarukan dan teknik lingkungan, diharapkan dapat meningkatkan permintaan untuk peran spesialis di bidang ini.

Laporan tersebut juga mengidentifikasi kategori pekerjaan yang akan menghadapi penurunan dalam jumlah besar karena AI dan tren teknologi lainnya. Mereka di antaranya termasuk petugas layanan, sekretaris eksekutif, payroll clerks, dan desainer grafis.

Masuknya desainer grafis dan sekretaris dalam 10 pekerjaan yang bakal tergeser oleh kehadiran AI, sebelumnya tidak muncul dalam laporan Future of Jobs.

Laporan tersebut menekankan bahwa dampak AI melampaui sektor tenaga kerja, menyoroti potensi teknologi untuk menambah output manusia, daripada menggantinya secara langsung.

WEF menyimpulkan bahwa "keterampilan yang berpusat pada manusia" seperti ide kreatif, ketahanan, fleksibilitas, dan kelincahan akan terus menjadi kritis.

Sementara itu, tokoh-tokoh dan ilmuwan terkenal telah menyuarakan keprihatinan mereka dalam beberapa tahun terakhir atas potensi bahaya yang ditimbulkan oleh AI. Tahun lalu, ahli komputer dan penulis Paul Graham memperingatkan, bahwa penggunaan AI untuk menulis akan mengakibatkan sebagian besar orang kehilangan keterampilan dalam beberapa dekade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Tak Lagi Takut...
Dunia Tak Lagi Takut Ancaman Gejolak Selat Hormuz imbas Perang AS-Iran, Apa Rahasianya?
Perang Bikin Jalur Suku...
Perang Bikin Jalur Suku Bunga Bank Sentral Terkunci di Level Tertinggi, Era Pinjaman Murah Berakhir
AllianzGI Sebut Pasar...
AllianzGI Sebut Pasar Global Masih Resilien, Seleksi Aset Jadi Kunci di Tengah Ketidakpastian
KTM Growth Forum 2026,...
KTM Growth Forum 2026, Bahas Kesiapan Talenta dan Suksesi Kepemimpinan
AI Analytics-Trade Flow...
AI Analytics-Trade Flow Siapkan Keputusan Investasi buat Pemula
Perusahaan APAC Berlomba...
Perusahaan APAC Berlomba Adopsi AI, Data Gudang Masih Jadi Hambatan
Universitas di AS Membatasi...
Universitas di AS Membatasi Mahasiswa Baru Menggunakan AI
Dokter Indonesia Kembangkan...
Dokter Indonesia Kembangkan AI untuk Deteksi Dini Gagal Jantung, Pasien Tak Lagi Bolak-balik Masuk RS
Kemendikdasmen Buka...
Kemendikdasmen Buka Akses Pelatihan AI dan Coding untuk Guru melalui Ruang GTK
Rekomendasi
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi...
Aplikasi SIAP DAN, Inovasi Pemkab Bandung dalam Perkuat Pengawasan Berbasis Digital
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
FIP Bronze Banten 2026...
FIP Bronze Banten 2026 Hadirkan Persaingan Atlet Padel dari 30 Negara
Berita Terkini
Mengintegrasikan AI...
Mengintegrasikan AI Demi Mewujudkan Ekosistem Investasi Mass Market
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Harga MinyaKita Tembus...
Harga MinyaKita Tembus Rp16.000 per Liter di Atas HET, Apa Sebabnya?
Kimia Farma Siapkan...
Kimia Farma Siapkan Rantai Layanan Hulu-Hilir Percepat Penanggulangan TB
Esgin dan Agraus Resources...
Esgin dan Agraus Resources Sinergi Garap Potensi Investasi Hijau dan Ekonomi Karbon
Kasus Hukum Febrie Momentum...
Kasus Hukum Febrie Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara
Infografis
Umur Matahari Tinggal...
Umur Matahari Tinggal 5 Miliar Tahun Lagi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved