Dunia Banjir Barang-barang China, Surplus Perdagangan Tiongkok Nyaris Tembus USD1 Triliun

Rabu, 15 Januari 2025 - 07:42 WIB
loading...
Dunia Banjir Barang-barang...
China telah berubah dari pengimpor mobil menjadi eksportir mobil terbesar di dunia, melampaui Jepang, Korea Selatan, Meksiko, dan Jerman. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Ekspor China yang sangat besar pada 2024 melebihi impor dalam skala yang jarang terjadi sejak Perang Dunia II. Tiongkok berhasil mencatatkan surplus perdagangan hampir USD1 triliun tahun lalu karena ekspornya membanjiri dunia, sementara bisnis dan rumah tangga di negara ini membelanjakan uangnya dengan hati-hati untuk impor.

Ketika disesuaikan dengan inflasi, surplus perdagangan China tahun lalu jauh melampaui surplus perdagangan dunia dalam satu abad terakhir, bahkan surplus perdagangan negara-negara kekuatan ekspor seperti Jerman, Jepang, ataupun Amerika Serikat (AS).

Pabrik-pabrik China mendominasi manufaktur global dalam skala yang tidak pernah dialami oleh negara manapun. Membanjirnya barang-barang dari China telah menuai kritik dari daftar mitra dagang Tiongkok yang terus bertambah panjang.

Negara-negara industri dan negara berkembang sama-sama telah menetapkan tarif, mencoba untuk memperlambat gelombang. Dalam banyak kasus, China telah membalas dengan cara yang sama, membawa dunia lebih dekat ke perang dagang yang dapat mengganggu kestabilan ekonomi global.

Presiden terpilih Donald J. Trump, yang akan mulai menjabat minggu depan, telah mengancam untuk meningkatkan kebijakan perdagangan Amerika yang sudah agresif yang ditujukan kepada China. Administrasi Umum Bea Cukai China pada Senin (14/1), yang dilansir dari The New York Times, melaporkan negara ini mengekspor barang dan jasa senilai USD3,58 triliun tahun lalu, sementara mengimpor USD2,59 triliun. Surplus sebesar USD990 miliar ini memecahkan rekor sebelumnya, yaitu USD838 miliar pada 2022.

Baca Juga: Rusia Hujan Sanksi AS, Kilang-kilang Minyak China dan India Kalang Kabut

Ekspor yang kuat di bulan Desember, termasuk sejumlah barang yang mungkin telah dikirim ke AS sebelum Trump mulai menjabat dan mulai menaikkan tarif, mendorong China ke rekor surplus satu bulan baru sebesar USD104,8 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Rekomendasi
Kenyamanan Menginap...
Kenyamanan Menginap di Berbagai Pilihan Hotel yang Favorit
Eksepsi Dokter Tifa...
Eksepsi Dokter Tifa Dikabulkan Hakim, Pakar: Bukan Berarti Perkara Selesai
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Berita Terkini
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved