Dualisme Berakhir, Anindya Bakrie Sah Jadi Ketum Kadin 2024-2029

Kamis, 16 Januari 2025 - 15:48 WIB
loading...
Dualisme Berakhir, Anindya...
Anindya Novyan Bakrie resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2024-2029. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Anindya Novyan Bakrie resmi ditetapkan sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia periode 2024-2029. Pengukuhan dirinya sebagai Ketum Kadin dilaksanakan dalam Musyawarah Nasional Konsolidasi Persatuan Kadin Indonesia pada Kamis, (16/12025).

Dengan resminya Anindya Bakrie sebagai Ketum Kadin, Arsjad Rasjid kini menempati posisi Ketua Dewan Pertimbangan Kadin Indonesia. Dengan begitu dualisme di tubuh Kadin Indonesia yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir telah resmi berakhir.

Baca Juga: Anindya Bakrie dan Arsjad Rasjid Kompak Hadiri Munas Konsolidasi Kadin

Dalam pidatonya, Anindya Bakrie mengungkap bahwa Kadin Indonesia harus bersatu agar bisa bekerja secara optimal dalam memajukan perekonomian nasional. Hal ini menurutnya juga sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menjunjung tinggi kekompakan.

"Karena dengan kadin yang kompak, kita bisa lari lebih jauh lagi. Ini juga sama persis dengan Pak Presiden Prabowo punya pesan yang disampaikan kepada para investor asing bahwa seribu teman terlalu sedikit dan satu musuh terlalu banyak," kata Anindya.

Tak lupa Anindya pun meminta maaf apabila selama dirinya berkontribusi dengan Kadin telah melakukan kesalahan. Anindya juga berharap agar pada kepemimpinannya yang baru ini seluruh anggota bisa secara bersama-sama membangun Kadin Indonesia untuk menjadi lebih maju lagi.

"Gotong-royong ini sangat diperlukan. Bukan saja tujuan kita untuk menjalankan amanah Undang-undang nomor 1 tahun 1987, dimana dua hal yang penting, kita mitra strategis pemerintah, dan yang kedua, kita kadin adalah payung seluruh dunia usaha," ucap Anindya.

Baca Juga: Kejar Pertumbuhan Ekonomi 8%, Kadin Buat Catatan Khusus dan Rekomendasi

"Sehingga slogan-slogan yang sering Pak Arsyad kumandangkan, kolaborasi dan inklusif. Ini contoh kolaborasi, kita juga inklusif, apapun nanti pengurusannya, yuk sama-sama kita maju. Tidak perlu khawatir, Kadin ini perahu besar. Kita sama-sama memastikan bahwa Kadin benar-benar menjalankan fungsinya," tandasnya.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang AS-Iran Bikin...
Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Mendidih, Kadin Peringatkan Semua Mesti Waspada
Perang AS-Iran Makin...
Perang AS-Iran Makin Memanas, Ketua Kadin Peringatkan 3 Risiko Global Ini Perlu Diwaspadai
Tunggu Tanggal Mainnya,...
Tunggu Tanggal Mainnya, Kadin Bakal Meluncurkan Kajian soal MBGnomics
Kadin Indonesia Optimistis...
Kadin Indonesia Optimistis Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh di Atas 5%
5 Rekomendasi Kadin...
5 Rekomendasi Kadin ke Pemerintah Hasil Rapimnas 2025: Optimistis Ekonomi Tumbuh di Atas 5,5%
Ketua Kadin Anindya...
Ketua Kadin Anindya Bakrie Menyoroti Tingginya Angka Pengangguran Usia Muda
Tiga Suara Indonesia...
Tiga Suara Indonesia di Roma: JK, Nasaruddin, dan Arsjad dalam Forum Perdamaian Dunia
Andi Yuslim Patawari:...
Andi Yuslim Patawari: Kadin Jatim Harus Jadi Penyokong Terbesar Ekonomi Indonesia
Dukung Program Pemeriksaan...
Dukung Program Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Anin: Siapa yang Tidak Mau Hidup Sehat?
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Berita Terkini
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved