Perang AS-Iran Bikin Minyak Dunia Mendidih, Kadin Peringatkan Semua Mesti Waspada

Jum'at, 13 Maret 2026 - 21:12 WIB
loading...
Perang AS-Iran Bikin...
Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia memperingatkan konflik Timur Tengah yang melibatkan Israel-Amerika Serikat (AS) melawan Iran, berdampak pada melonjaknya harga minyak dunia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri ( Kadin ) Indonesia memperingatkan konflik Timur Tengah yang melibatkan Israel-Amerika Serikat (AS) melawan Iran, berdampak pada melonjaknya harga minyak dunia . Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie mewanti-wanti seluruh sektor usaha untuk waspada.

Anindya menilai, asumsi Anggaran Pendapatan Belanja Negara atau APBN akan terpengaruh dengan naiknya harga minyak dunia. Namun menurutnya, hal itu tidak bisa dilihat atau dianalisa dalam jangka waktu yang pendek.

"Itu setiap di atas dari 60 dolar AS, yaitu asumsi APBN tentu dampaknya akan terasa. Tapi memang kita mesti lihat dalam jangka satu bulan, dua bulan ini. Atau titik di atas 100 dolar AS, sekarang sudah di bawah 100 dolar AS. Kita mesti lihat stabilnya di mana," tutur Anin -sapaan akrab Anindya Bakrie- saat ditemui di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga: Defisit APBN di Bawah 3% Sulit Dijaga, Airlangga Siapkan Tiga Skenario Terburuk

Menurutnya, dampak konflik terhadap ekonomi dalam negeri perlu dilihat durasi perang terjadi. Namun Ia mengingatkan, segala dampak perlu diantisipasi, seperti melonjaknya harga minyak dunia.

Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Krisis Hormuz Kuras...
Krisis Hormuz Kuras Cadangan Minyak Singapura ke Titik Terendah sejak 13 Tahun
Skenario Terburuk Pasar...
Skenario Terburuk Pasar Energi 2026: Exxon Peringatkan Harga Minyak Dunia Bakal Tembus USD160/Barel
Permintaan Minyak Dunia...
Permintaan Minyak Dunia Diramal Turun 1,1 Juta Barel per Hari di 2026
Panel Energi SPIEF 2026...
Panel Energi SPIEF 2026 Bahas Prospek Harga Minyak Tahun Depan, Bakal Tembus USD170 per Barel?
Gencatan Senjata Gagal!...
Gencatan Senjata Gagal! Harga Minyak Dunia Terbang Tinggi Hampir 1% saat AS Kembali Gempur Iran
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
Rekomendasi
Australia Tumbangkan...
Australia Tumbangkan Turki 2-0, Socceroos Kirim Ancaman di Piala Dunia 2026
Ini 5 Bukti Perjanjian...
Ini 5 Bukti Perjanjian Damai AS dan Iran Tunjukkan Kegagalan Tujuan Perang Israel
Kompolnas Diperkuat...
Kompolnas Diperkuat dalam UU Polri Baru, Boni Hargens Yakin Gagasan Restorasi Kapolri Bakal Terwujud
Berita Terkini
Bocoran Isi Kesepakatan...
Bocoran Isi Kesepakatan AS-Iran: Barter Minyak, Aset Triliunan, hingga Senjata Nuklir
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Anomali Tiket Pesawat:...
Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak
Menakar Efek Domino...
Menakar Efek Domino Pertamax Rp16.250: Waspada Ancaman Inflasi
Asprindo Dorong Skema...
Asprindo Dorong Skema Hybrid Pengelolaan Blok Andaman
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved