CEO JPMorgan Sebut Bitcoin Tak Bernilai, Samakan dengan Merokok
Jum'at, 17 Januari 2025 - 14:58 WIB
loading...
A
A
A

Terlepas dari sikap kritisnya terhadap Bitcoin, Dimon mengakui potensi teknologi kripto dan blockchain. Dia mencatat bahwa JPMorgan sudah menggunakan blockchain untuk berbagai aplikasi, dan mengakui legitimasi stablecoin – mata uang digital yang terkait dengan aset lain.
"Blockchain itu nyata. Ini adalah teknologi. Kami menggunakannya. Ini bisa memindahkan uang. Memindahkan data. Ini efisien," bebernya.
Sebelumnya, Dimon menyatakan sikap skeptisisme atas Bitcoin. Di masa lalu, dia menyebutnya sebagai "penipuan" dan "skema Ponzi terdesentralisasi." Namun di bawah kepemimpinannya, bank JPMorgan telah meluncurkan koin digital sendiri, JPM Coin, dan terlibat dalam proyek berbasis blockchain untuk meningkatkan sistem pembayaran.
Komentar Dimon seiring lonjakan nilai pada Bitcoin. Pada tahun 2024, harga Bitcoin melonjak 121%, mencapai level tertinggi sepanjang masa di posisi USD108.135 pada bulan Desember. Sejak saat itu, mata uang kripto telah mengalami koreksi, sempat jatuh di bawah USD90.000 pada awal Januari. Pada hari Selasa, Bitcoin mencetak rebound dan diperdagangkan di lebih dari USD96.000.
Lihat Juga :