Respons Perintah Prabowo ke Bahlil, Kadin Ikut Kejar Produksi Minyak 1 Juta Barel/Hari

Selasa, 21 Januari 2025 - 19:33 WIB
loading...
Respons Perintah Prabowo...
KADIN Indonesia, menyatakan target lifting minyak menjadi 1 juta barel per hari adalah upaya konkret dan strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional dengan tidak lagi mengimpor minyak. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia menegaskan akan memberikan dukungan penuh terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menargetkan produksi (lifting) minyak menjadi 1 juta barel per hari pada 2028-2029. Wakil Ketua Umum Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) KADIN Indonesia, Aryo Djojohadikusumo menyatakan target lifting minyak menjadi 1 juta barel per hari adalah upaya konkret dan strategis untuk memperkuat kemandirian energi nasional dengan tidak lagi mengimpor minyak.

Menurut Aryo, pencapaian target tersebut memerlukan sinergi yang kuat antara pemerintah dan swasta untuk memastikan investasi yang cukup dalam teknologi, eksplorasi, dan pengelolaan sumber daya. “Itulah sebabnya diperlukan iklim usaha yang kondusif yang memberikan kepastian bagi para pelaku usaha sektor migas,” kata Aryo di Jakarta, Senin, 20 Januari 2025.

Baca Juga: Prabowo Pede Indonesia Tak Lagi Impor BBM dalam 5 Tahun

Data Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pascapandemi COVID-19 impor minyak Indonesia melonjak tajam. Tahun 2023, total volume impor minyak di luar gas (hanya minyak mentah dan bahan bakar) mencapai 45,21 juta ton. Jumlah tersebut naik 10,38% dibandingkan tahun 2022 sebesar 40,96 juta ton. Volume impor minyak juga terus meningkat seiring tren penurunan produksi dan kenaikan konsumsi.

Sepanjang 2024, nilai impor bahan bakar minyak saja (tidak termasuk minyak mentah) tercatat US$25,9 miliar. Sebanyak 47,88% atau hampir separuh dari nilai impor bahan bakar tersebut berasal dari impor BBM ringan untuk kendaraan bermotor.

Tren peningkatan impor minyak selama ini menjadi salah satu penyumbang defisit neraca perdagangan Indonesia yang berpengaruh terhadap stabilitas moneter, khususnya tekanan terhadap cadangan devisa dan rupiah.

Aryo menjelaskan, pengurus KADIN Bidang ESDM periode 2024-2029 telah memiliki tiga program prioritas di sektor migas. Pertama, peningkatan produksi dan eksplorasi migas. Dalam program ini, KADIN akan mendorong kerjasama yang lebih erat antara pemerintah - swasta dalam mempercepat proses perizinan dan regulasi yang mendukung eksplorasi migas serta peningkatan investasi pada teknologi eksplorasi yang lebih efisien dan ramah lingkungan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
BLU Bisa Impor Minyak...
BLU Bisa Impor Minyak saat Pasokan Global Seret, Lemigas Salah Satunya
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
PHE Catat Produksi Migas...
PHE Catat Produksi Migas 1,03 Juta BOEPD di 2025, Kuasai 65% Lifting Minyak RI
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
AYP Serahkan Hewan Kurban...
AYP Serahkan Hewan Kurban ke Musala An-Nur Bukit Duri
Kadin Perindustrian...
Kadin Perindustrian Beberkan Pemicu Penjualan Kendaraan Niaga Naik di Februari 2026
Rekomendasi
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Perlukah Melakukan Resolusi...
Perlukah Melakukan Resolusi Hidup di Tahun Baru Islam?
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Daftar Menteri Kabinet...
Daftar Menteri Kabinet Merah Putih, Dilantik Prabowo Hari Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved