Saham Allo Bank Milik CT Corp Terjun Bebas 91,48% usai Sentuh Level Tertinggi

Rabu, 22 Januari 2025 - 09:36 WIB
loading...
Saham Allo Bank Milik...
Saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) berada dalam tren penurunan tajam sejak mencapai level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) beberapa tahun lalu. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Saham PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI), bank digital milik CT Corp, terus berada dalam tren penurunan tajam sejak mencapai level tertinggi sepanjang masa (all-time high/ATH) beberapa tahun lalu.Berdasarkan data, saham BBHI ditutup melemah 2,13% ke level Rp690 per saham pada Selasa (21/1/2025).

Baca Juga: Saham BBHI Melesat, Analis Minta Investor Pahami Risikonya

Dalam sebulan terakhir, saham besutan Chairul Tanjung (CT) ini telah terkoreksi 14,29%. Bahkan, sepanjang setahun terakhir, saham BBHI anjlok hingga 45,88%, mengukuhkan tren penurunan signifikan.

Pada perdagangan 11 Januari 2022, saham BBHI sempat menyentuh level ATH di Rp8.100 per saham, didukung pelaksanaan aksi korporasi berupa penambahan modal melalui rights issue.

Namun sejak rights issue tersebut, saham BBHI terus melemah, terjun hingga 91,48% dari rekor tertingginya. Penurunan ini mengindikasikan aksi ambil untung (profit-taking) besar-besaran oleh investor serta pudarnya narasi bank digital dan aksi korporasi perusahaan.

Kilas balik, rights issue BBHI pada awal 2022 sempat menjadi sorotan. Aksi ini melibatkan nama besar seperti Grup Salim, unicorn teknologi Bukalapak, hingga raksasa ride-hailing GRAB. Selain itu, Carro, Growtheum Capital Partners, dan Traveloka juga berpartisipasi, menyuntikkan modal inti BBHI sebesar Rp4,80 triliun.

Kinerja Keuangan Tertekan

Performa keuangan BBHI kini juga menunjukkan tekanan. BBHI mencatatkan laba bersih sebesar Rp302,59 miliar hingga kuartal III-2024. Angka ini mengalami penurunan sebesar 10,69% secara tahunan (YoY) dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu yang mencapai Rp338,82 miliar.

Penurunan laba bersih ini terjadi meskipun pendapatan bunga bersih BBHI mengalami pertumbuhan 8,18 persen YoY, naik menjadi Rp818,69 miliar hingga kuartal III-2024 dari Rp756,77 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: Mantan Direktur BRI Jabat Dirut Allo Bank, Intip Profilnya

Singkatnya, kinerja saham dan keuangan yang melemah ini menjadi tantangan besar bagi BBHI di tengah ekspektasi pasar terhadap bank digital yang semakin memudar. (Aldo Fernando)

Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Free Float 15% Bakal...
Free Float 15% Bakal Kerek Daya Tarik Perusahaan di Mata Investor, Begini Kata BEI
MNC Sekuritas Bekali...
MNC Sekuritas Bekali Mahasiswa UPJ Edukasi Pasar Modal dalam Acara Jaya Investment Week 2026
Tips MotionTrade: Begini...
Tips MotionTrade: Begini Mekanisme Transaksi ETF di Pasar Modal
Saham NPGF Melonjak...
Saham NPGF Melonjak 137%, Rumor Akuisisi Picu Optimisme
Mulai Investasi Saham...
Mulai Investasi Saham dan Reksa Dana? Cek & Ikuti Promo Combo Cuan 50 dari MNC Sekuritas
10 Saham Paling Boncos...
10 Saham Paling Boncos dalam Sepekan, Terparah Ambles 53,49 Persen
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
Menelaah di Balik Manuver...
Menelaah di Balik Manuver MSCI
Rekomendasi
Harga BYD M6 DM Dirilis:...
Harga BYD M6 DM Dirilis: Mulai Rp298 Juta, Klaim Irit 65 Km/Liter Setara Motor Matic
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Berita Terkini
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Infografis
Nike, Reebok, Adidas...
Nike, Reebok, Adidas Terjun Bebas, 25.700 Karyawan Kena PHK
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved