Laporan Perekonomian Indonesia di 2024, Gubernur BI Tekankan 3 Poin Ini

Rabu, 22 Januari 2025 - 12:04 WIB
loading...
Laporan Perekonomian...
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut tiga hal terpenting saat peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2024. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyebut sinergi merupakan hal yang terpenting saat peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2024 . Menurut Perry, keberhasilan Indonesia untuk bisa menghadapi berbagai tantangan dan terus tumbuh baik dengan mensejahterakan rakyat karena sinergi, tidak bekerja sendiri-sendiri.

"Dengan sinergi itu, Pemerintah, Bank Indonesia , Kementerian, Akademisi, Komisi XI, Industri bersatu menjaga negara kita, menjaga ekonomi kita bersatu. Kita teguh dan kuat mengusung, mensejarahkan rakyat," ujar Perry dalam Keynote Speech di acara Peluncuran LPI 2024, Rabu (22/1/2025).

Baca Juga: BI Rate Turun, Langkah Strategis Dorong Ekonomi lewat Pendanaan

Peluncuran Laporan Perekonomian Indonesia (LPI) 2024 bertemakan, “Sinergi Memperkuat Stabilitas dan Transformasi Ekonomi Nasional ini dihadiri oleh pemerintah hingga akademisi.

Selain sinergi, Perry juga menekankan pentingnya stabilitas. Menurutnya, tidak ada negara yang bisa maju jika tidak stabil. Kemudian Perry juga menyebut pentingnya transformasi yang adalah kunci untuk kita bisa tumbuh lebih tinggi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Istana Buka Suara soal...
Istana Buka Suara soal Variabel Kejatuhan Rupiah ke Rp18.000: Singgung Kemandirian Ekonomi
Kurs Tembus Rp18 Ribu,...
Kurs Tembus Rp18 Ribu, Gubernur BI Siapkan 2 Jurus Jaga Nilai Tukar Rupiah
Dasco Panggil Menkeu...
Dasco Panggil Menkeu dan Gubernur BI: Evaluasi Perkembangan Ekonomi
BI Respons Rupiah Tembus...
BI Respons Rupiah Tembus Rp18.000, Samakan Nasib dengan Tetangga RI
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Asta Cita dan Reposisi...
Asta Cita dan Reposisi Peran Negara versus Pasar
Sangkal Menkeu dan Gubernur...
Sangkal Menkeu dan Gubernur BI Diganti, Mensesneg: Justru Harus Kita Perkuat
Rekomendasi
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Doa Memasuki Tahun Baru...
Doa Memasuki Tahun Baru Islam, Jangan Lupa Diamalkan!
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved