alexametrics

PT PII Jamin Pengembangan Proyek KPBU Bandara Komodo

loading...
PT PII Jamin Pengembangan Proyek KPBU Bandara Komodo
PT PII ikut mengambil peran dalam proyek kerjasama pemerintah-badan usaha (KPBU) pengembangan Bandara Komodo di Labuan Bajo, NTT. Foto/Ilustrasi
A+ A-
JAKARTA - PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII/Persero) ikut mengambil peran dalam proyek kerjasama pemerintah-badan usaha (KPBU) pengembangan Bandar Udara (Bandara) Komodo di Labuan Bajo.

Direktur Utama PT PII M. Wahid Sutopo mengatakan bahwa penjaminan yang diberikan PT PII pada proyek ini merupakan salah satu fasilitas dari Kementerian Keuangan untuk meningkatkan kelayakan dan kenyamanan investasi bagi investor dan perbankan yang membiayai proyek.

“Sebagai bandar udara pertama di Indonesia dengan skema KPBU, Bandar Udara Komodo diharapkan menjadi percontohan untuk proyek Bandar Udara yang akan dikembangkan nanti,” ungkapnya di Jakarta, Jumat malam (7/2/2020).



Dengan ditandatanganinya proyek ini, maka PT PII telah memberikan penjaminan pada 23 proyek KPBU maupun Non-KPBU. “Hal ini tentunya tidak terlepas dari kerja sama yang sangat baik dengan Kementerian Perhubungan selaku PJPK, dan tentunya dukungan dari Kementerian Keuangan," ucapnya.

Dengan skema KPBU dan penjaminan oleh PT PII, imbuh Sutopo, diharapkan proyek ini dapat dikembangkan dan terjaga dengan baik sehingga dapat bermanfaat meningkatkan aksesibilitas wisatawan dalam negeri dan luar negeri menuju Labuan Bajo sebagai kawasan destinasi wisata unggulan yang semakin diminati.

Sebelumnya Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan Konsorsium CAS atau PT Cinta Airport Flores (CAF) telah melaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dengan skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) Bandara Komodo Labuan Bajo, pada hari ini yang sekaligus menandai dimulainya proyek kerja sama pengelolaan Bandara Komodo.

Penandatanganan dilakukan oleh Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto, Dirut PT CAF Imam Ololan Jafar, Dirut PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII) Muhammad Wahid Soetopo, yang disaksikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama Kusubandio.
(ind)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak