Daftar Lengkap Oligarki di Lingkaran Donald Trump 2.0
Jum'at, 24 Januari 2025 - 21:15 WIB
loading...
A
A
A
Musk kemudian menepukkan tangan kanannya ke dadanya dengan jari-jarinya direntangkan terbuka. Setelah itu, ia mengangkat tangan kanannya dengan posisi diagonal lurus ke atas, serta jari-jarinya menyatu dan telapak tangan menghadap ke bawah.
Sehari sebelum pelantikan Trump, TikTok berterima kasih atas peran Trump yang memulihkan layanan usai mencabut larangan aplikasi tersebut di AS oleh pemerintahan sebelumnya. Trump sebelum dilantik mengutarakan, bahwa AS akan mencari usaha patungan untuk memulihkan aplikasi berbagi video pendek (TikTok) yang digunakan oleh 170 juta orang Amerika.
![Daftar Lengkap Oligarki di Lingkaran Donald Trump 2.0]()
CEO TikTok, Shou Zi Chew juga terlihat hadir saat pelantikan Donald Trump.
Sejak Trump terpilih pada bulan November, CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg mengumumkan, bahwa Meta menghapus program pengecekan fakta dan melonggarkan aturan terkait diskusi isu-isu sensitif di platformnya. Zuckerberg telah mencoba memperbaiki hubungan dengan pemerintahan baru, sementara Trump di masa lalu pernah berjanji untuk memenjarakan CEO.
![Daftar Lengkap Oligarki di Lingkaran Donald Trump 2.0]()
Zuckerberg tiba di pelantikan Trump bersama istrinya, Priscilla Chan yang seorang dokter anak.
Miliarder kasino dan pendonor besar dari Partai Republik, Adelson memimpin PAC super Preserve America, yang mendorong Trump sejak masa kampanye. Lahir di Israel, Adelson dan suaminya Sheldon adalah pendukung penting dalam kemenangan presiden pertama Trump.
Orang terkaya di India, Mukesh Ambani yang memimpin Reliance Industries, turut menghadiri acara pelantikan. Kehadirannya menegaskan pengaruh Trump secara global.
Ambani mengepalai Reliance Industries, perusahaan paling berharga di India yang terlibat dalam berbagai bisnis termasuk energi dan ritel. Ambani juga menghadiri upacara pra-pelantikan Trump.
CEO LVMH Bernard Arnault hadir bersama istrinya Helene Mercier dan dua anaknya, Delphine Arnault dan Alexandre Arnault. Kelima anak Arnault memegang posisi penting dalam group barang mewahnya.
Delphine Arnault mengepalai label fesyen Dior, sementara Alexandre yang memainkan peran kunci dalam mengubah merek brand perhiasan Tiffany & Co, kembali ke Prancis dari Amerika Serikat untuk membantu menjalankan divisi anggur & minuman beralkohol.
Keluarga Arnault merupakan yang terkaya di Prancis, dengan kepemilikan di LVMH senilai sekitar USD200 miliar.
Bezos, yang memimpin perusahaan roket Blue Origin dan surat kabar Washington Post, membela keputusan surat kabarnya untuk tidak mendukung kandidat presiden AS menjelang pemilihan tahun ini. Keputusan itu memblokir dukungan lawan politik Trump, yakni Kamala Harris.
2. CEO TikTok, Shou Zi Chew
Sehari sebelum pelantikan Trump, TikTok berterima kasih atas peran Trump yang memulihkan layanan usai mencabut larangan aplikasi tersebut di AS oleh pemerintahan sebelumnya. Trump sebelum dilantik mengutarakan, bahwa AS akan mencari usaha patungan untuk memulihkan aplikasi berbagi video pendek (TikTok) yang digunakan oleh 170 juta orang Amerika.

CEO TikTok, Shou Zi Chew juga terlihat hadir saat pelantikan Donald Trump.
3. CEO META, Mark Zuckerberg
Sejak Trump terpilih pada bulan November, CEO Meta Platforms, Mark Zuckerberg mengumumkan, bahwa Meta menghapus program pengecekan fakta dan melonggarkan aturan terkait diskusi isu-isu sensitif di platformnya. Zuckerberg telah mencoba memperbaiki hubungan dengan pemerintahan baru, sementara Trump di masa lalu pernah berjanji untuk memenjarakan CEO.

Zuckerberg tiba di pelantikan Trump bersama istrinya, Priscilla Chan yang seorang dokter anak.
4. Miriam Adelson
Miliarder kasino dan pendonor besar dari Partai Republik, Adelson memimpin PAC super Preserve America, yang mendorong Trump sejak masa kampanye. Lahir di Israel, Adelson dan suaminya Sheldon adalah pendukung penting dalam kemenangan presiden pertama Trump.
5. Mukesh Ambani
Orang terkaya di India, Mukesh Ambani yang memimpin Reliance Industries, turut menghadiri acara pelantikan. Kehadirannya menegaskan pengaruh Trump secara global.
Ambani mengepalai Reliance Industries, perusahaan paling berharga di India yang terlibat dalam berbagai bisnis termasuk energi dan ritel. Ambani juga menghadiri upacara pra-pelantikan Trump.
6. Bernard Arnault beserta Keluarga
CEO LVMH Bernard Arnault hadir bersama istrinya Helene Mercier dan dua anaknya, Delphine Arnault dan Alexandre Arnault. Kelima anak Arnault memegang posisi penting dalam group barang mewahnya.
Delphine Arnault mengepalai label fesyen Dior, sementara Alexandre yang memainkan peran kunci dalam mengubah merek brand perhiasan Tiffany & Co, kembali ke Prancis dari Amerika Serikat untuk membantu menjalankan divisi anggur & minuman beralkohol.
Keluarga Arnault merupakan yang terkaya di Prancis, dengan kepemilikan di LVMH senilai sekitar USD200 miliar.
7. Chairman Amazon Jeff Bezos
Bezos, yang memimpin perusahaan roket Blue Origin dan surat kabar Washington Post, membela keputusan surat kabarnya untuk tidak mendukung kandidat presiden AS menjelang pemilihan tahun ini. Keputusan itu memblokir dukungan lawan politik Trump, yakni Kamala Harris.
Lihat Juga :