Trump Picu Perang Dagang, Ini Dampaknya Jika China Cs Melancarkan Balasan

Selasa, 28 Januari 2025 - 07:31 WIB
loading...
Trump Picu Perang Dagang,...
Deutsche Bank memproyeksikan dampak perang dagang yang dipicu Amerika Serikat di bawah kepemimpinan Donald Trump. FOTO/Reuters
A A A
JAKARTA - Rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump melanjutkan penerapan tarif baru seperti tarif dasar universal 10% dan bea masuk 60% untuk impor dari China tidak hanya akan menghambat perekonomian global tetapi juga dapat berdampak signifikan terhadap perekonomian AS, menurut laporan dari Deutsche Bank.

Laporan tersebut menyoroti perang tarif ini dapat menyebabkan pertumbuhan yang lebih lambat dan potensi ketegangan perdagangan. Laporan tersebut mencatat tarif-tarif ini dapat menyebabkan penurunan yang signifikan pada Produk Domestik Bruto (PDB) riil AS terutama jika mitra dagang melakukan pembalasan.

Data laporan tersebut juga menyoroti tarif universal 10% diperkirakan akan mengurangi PDB sebesar 0,16% hingga 0,50%, dengan kerugian yang lebih besar diperkirakan terjadi dalam skenario pembalasan.

Baca Juga: China Tanggapi Gembar-Gembor Trump Soal Tarif, Perang Dagang Baru Dimulai?

Sebagai contoh, Moody's memproyeksikan penurunan PDB sebesar 1,04% pada 2025, yang dapat memburuk menjadi 3,61% pada tahun 2028. Peterson Institute memperkirakan penurunan PDB berkisar antara 0,36% hingga 0,07% selama satu dekade, tergantung pada tingkat pembalasan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kuasai 25% Kekayaan...
Kuasai 25% Kekayaan Miliarder AS: 144 Imigran Terkaya Pecahkan Rekor Rp39.261 Triliun
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Heboh Surat Dinas ke...
Heboh Surat Dinas ke AS dengan Keluarga Bocor, Menteri PU: Saya Nggak Jadi Berangkat
Pelabuhan Patimban Resmi...
Pelabuhan Patimban Resmi Layani Impor Perdana, Komponen Mobil Listrik BYD Lanjut ke Pabrik Subang
60 Negara Jadi Sasaran...
60 Negara Jadi Sasaran Tarif Baru Trump, Termasuk Sekutu Dekat AS!
Purbaya Siap Terbitkan...
Purbaya Siap Terbitkan Panda Bond 23 Juli 2026, Bidik Dana dari China Rp18 Triliun
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Rekomendasi
Prabowo dan Gibran Hadiri...
Prabowo dan Gibran Hadiri Puncak Harlah ke-28 PKB di JCC
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Berita Terkini
Gonjang-ganjing Sektor...
Gonjang-ganjing Sektor Energi, Singapura Rombak Kabinet Besar-besaran
Di Balik Penghargaan...
Di Balik Penghargaan CCEPC Indonesia, Gao Hai Komitmen Bangun Kemitraan Jangka Panjang
Pertamina Trans Kontinental...
Pertamina Trans Kontinental Ajak Siswa Lestarikan Ekosistem Laut
PLN EPI Tawarkan Kontrak...
PLN EPI Tawarkan Kontrak hingga 5 Tahun untuk Pemasok Biomassa
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved